Keterangan foto (kiri ke kanan): Dr. dr. Taufik Jamaan, SpOG, Komisaris MyClinic; Dr. Clarissa Nathasia, Medical Head & Aesthetic Physician MyClinic Jakarta; Rizki Handayani Mustafa, Plt. Deputi Bidang Industri dan Investasi, Kementerian Pariwisata RI; Dr. Hoe Yut Hung, Founder and Medical Director of MyClinic, pada sesi tanya jawab Grand Opening MyClinic di Jakarta, 10 Oktober 2026. (foto ist)

JAKARTA – MyClinic Jakarta, jaringan klinik estetika asal Malaysia resmi menggelar Grand Launching di Jakarta pada 10 Oktober 2026. Hal itu menandai ekspansi pertamanya ke Indonesia. 

Grand launching ini menjadi momentum bagi MyClinic untuk memperkenalkan pengalaman dan pendekatan medical aesthetics yang telah dikembangkan di Malaysia kepada masyarakat Indonesia. 

Meski baru hadir di Jakarta, MyClinic bukanlah pemain baru di industri medical aesthetics. Didirikan pada 2014, MyClinic telah berkembang menjadi jaringan dengan lebih dari 28 cabang di Malaysia, mencatat lebih dari satu juta treatment, dengan tingkat kepuasan pasien sebesar 95 persen. 

“MyClinic Jakarta merupakan langkah penting dalam perjalanan kami. Selama 12 tahun, kami telah membangun pengalaman, standar medis, dan filosofi pelayanan yang menjadi dasar setiap treatment yang kami lakukan. Kini kami membawa pengalaman tersebut ke Jakarta,” ujar Dr. Hoe Yut Hung, Founder dan Medical Director MyClinic. 

PT Kliniku Sukses Sinergy menjadi entitas yang mengoperasikan brand MyClinic di Indonesia, dengan Dr. dr. Taufik Jamaan, SpOG sebagai Komisaris.

MyClinic Jakarta diposisikan sebagai flagship location yang menjadi fondasi bagi pengembangan MyClinic selanjutnya di Indonesia.

“Kami melihat Jakarta sebagai langkah awal untuk membangun hubungan jangka panjang dengan pasien di Indonesia. Yang ingin kami bawa bukan hanya nama MyClinic, tetapi juga pengalaman dan cara kami memberikan pelayanan kepada pasien,” ujar Dr. Hoe.

Salah satu filosofi yang diperkenalkan MyClinic melalui kehadirannya di Jakarta adalah “The MyClinic Method”—sebuah metodologi estetika yang dikembangkan melalui pengalaman klinis dan lebih dari satu juta treatment.

MyClinic menempatkan penilaian dokter dan kebutuhan individual pasien sebagai titik awal sebelum menentukan treatment. Setiap pasien terlebih dahulu diajak memahami concern, kondisi dan tujuan mereka sebelum dokter menyusun rekomendasi yang sesuai. 

Pendekatan tersebut mencakup penilaian terhadap kondisi kulit, struktur wajah, kesesuaian treatment, serta pemilihan produk, teknik dan jumlah treatment yang diperlukan. Dengan demikian, treatment tidak diposisikan sebagai sesuatu yang seragam untuk setiap pasien, tetapi disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing individu.

Prinsip tersebut dirangkum dalam filosofi MyClinic: “We do not begin with the treatment. We begin by listening to the patient.” Bagi MyClinic, pendekatan personal tersebut juga berkaitan erat dengan hasil yang natural.

Tujuannya bukan membuat setiap pasien terlihat sama, melainkan membantu menciptakan tampilan yang lebih segar, seimbang dan tetap mempertahankan karakter wajah masing-masing.

Di Jakarta, pendekatan tersebut akan dijalankan Dr. Clarissa Nathasia, aesthetic physician dengan pengalaman lebih dari delapan tahun di bidang aesthetic medicine. 

Clarissa memiliki pendidikan lanjutan di bidang Biomedical Anti-Aging & Regenerative Medicine dan juga berperan sebagai trainer yang membagikan pengalaman klinis kepada tenaga medis profesional. Keahliannya mencakup facial rejuvenation, injectables, age management dan advanced aesthetic treatments, dengan penekanan pada hasil yang natural dan perawatan individual. 

Pendekatan Dr. Clarissa berangkat dari pemahaman terhadap keseimbangan wajah dan estetika, dengan prinsip “enhance, not alter”—meningkatkan tampilan tanpa mengubah karakter alami seseorang secara berlebihan.

“Kehadiran MyClinic di Indonesia bukan sekadar membawa layanan estetika, tetapi juga menghadirkan pengalaman dan pendekatan yang telah dibangun di Malaysia. Kami ingin pasien merasa mendapatkan pendampingan yang tepat sejak awal, memahami pilihan yang tersedia, dan mendapatkan perawatan yang disesuaikan dengan kebutuhan mereka. Bagi kami, hasil yang baik bukan hanya tentang perubahan penampilan, tetapi juga tentang rasa percaya diri dengan tetap terlihat seperti diri mereka sendiri,” kata Dr. Clarissa.

MyClinic Jakarta menghadirkan berbagai layanan medical aesthetics, mulai dari perawatan kulit hingga prosedur estetika yang lebih advanced. Layanan tersebut mencakup facial treatments, laser, peeling, microneedling, PRP, slimming treatments, injectables, skinboosters serta hair treatments.