foto ASDP
ALOR – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) meluncurkan program Kampung Sadar Gizi Peduli Stunting yang menyasar 1.115 penerima manfaat di 10 wilayah Indonesia sepanjang 2026.
Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) tersebut diawali di Desa Wolwal Barat, Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur, sebagai upaya mendukung pemenuhan gizi serta pencegahan stunting, khususnya bagi bayi, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui.
Direktur Utama ASDP Heru Widodo mengatakan, program ini merupakan bagian dari kontribusi perusahaan dalam mendukung peningkatan kesehatan masyarakat di sekitar wilayah operasional, sekaligus memperkuat upaya pencegahan stunting melalui edukasi dan pendampingan keluarga.
“Bagi ASDP, menghubungkan wilayah juga berarti membuka peluang bagi kehidupan yang lebih baik. Kami ingin kehadiran perusahaan tidak hanya mendukung mobilitas dan perekonomian daerah, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya, Jumat (10/10).
“Melalui program ini, kami turut berkontribusi dalam membangun generasi Indonesia yang lebih sehat dan berkualitas,” imbuh Heru.
Pencanangan program di Alor turut dihadiri Staf Ahli Bupati Alor Martinus Depores Djeo, Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Alor Usman Saryono Plaikari, Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Alor Pitang Sir, serta General Manager ASDP Cabang Kupang Ardian. Kegiatan ini juga melibatkan tenaga kesehatan, kader Posyandu, dan masyarakat setempat.
Setelah Alor, program akan dilanjutkan secara bertahap di sembilan wilayah lainnya, yakni Lampung, Banten, Banyuwangi, Nusa Tenggara Barat, Maluku, Sulawesi Utara, Kalimantan Timur, Manokwari, dan Aceh.
Pelaksanaan program mencakup peningkatan kapasitas kader Posyandu, edukasi gizi keluarga, pemberian makanan tambahan (PMT), serta penyediaan sarana pendukung Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
Kegiatan tersebut diarahkan untuk meningkatkan pemahaman keluarga mengenai gizi seimbang, pemantauan tumbuh kembang anak, dan pencegahan stunting sejak dini.
