foto IPC TPK
JAKARTA – IPC Terminal Petikemas/IPC TPK anak usaha Pelindo Terminal Petikemas (SPTP) melakukan Go Live aplikasi Port Safe, sebuah sistem monitoring safety awareness di lingkungan kerja IPC TPK.
Peluncuran Port Safe merupakan bentuk inovasi perusahaan pada kegiatan kepelabuhanan dalam rangka digitalisasi menuju Smart Port.
“Kami luncurkan aplikasi berbasis website untuk meningkatkan sterilisasi di area kerja pelabuhan,” ujar Guna Mulyana, Direktur Utama IPC TPK, Selasa (29/10/2024).
“Hadirnya Port Safe diharapkan dapat mewujudkan zero accident. Meningkatkan keamanan dan kenyamanan dalam berkegiatan operasional di area terminal. Serta meningkatkan produktivitas terminal,” imbuhnya.
Aplikasi Port Safe ini merupakan tools untuk meningkatkan kesadaran pekerja terkait Safety Awareness, sterilisasi area terminal petikemas IPC TPK dan untuk melakukan monitoring terhadap seluruh aktivitas stakeholder masuk atau keluar dari atau ke terminal petikemas yang dikelola IPC TPK.
Untuk saat ini penerapan dilakukan di IPC TPK Area Tanjung Priok 2. Rencananya penerapan Port Safe akan dilakukan secara bertahap di seluruh area kerja IPC TPK.
“Port Safe merupakan inovasi hasil rancangan internal IPC TPK yang diterapkan untuk meningkatkan kesadaran seluruh stakeholder pelabuhan dalam penerapan aspek K3 di dalam lingkungan kerja IPC TPK. Port Safe juga memaksimalkan pusat kontrol yang mengatur dan mengendalikan terminal dari kondisi berbahaya (unsafe, unhealthy & unsecure condition),” pungkas Guna.
Melalui aplikasi Port Safe, petugas keamanan dapat langsung mengetahui apabila terjadi kondisi berbahaya (unsafe, unhealthy & unsecure condition).
Laporan tersebut akan terkirim secara real time ke tim Safety Control. Tim HSSE dapat langsung melakukan monitoring atau eskalasi terhadap laporan yang diterima melalui CCTV monitoring dan dapat memberikan peringatan secara langsung di lapangan.
