foto ist
BOGOR – Untuk merayakan kelahiran bayi panda raksasa pertama di Indonesia, Taman Safari Indonesia menghadirkan Panda Fest 2026 yang berlangsung pada 19 Maret hingga 5 April 2026 di Lapangan Mongol, Taman Safari Bogor.
Festival ini sekaligus menjadi momen perayaan 120 hari kelahiran Satrio Wiratama (Rio), bayi panda raksasa yang lahir pada 27 November 2025 dari pasangan panda Cai Tao dan Hu Chun.
Kelahiran Rio mencatat sejarah penting karena menjadi bayi panda pertama yang lahir di Indonesia, sekaligus satu-satunya kelahiran panda raksasa di luar Tiongkok sepanjang tahun 2025, yang menandai keberhasilan besar dalam upaya konservasi satwa langka serta kerja sama bilateral antara Indonesia dan Tiongkok.
Selama 18 hari penyelenggaraan, Panda Fest menghadirkan pengalaman festival budaya yang dapat dinikmati oleh seluruh keluarga.
Pengunjung dapat merasakan atmosfer budaya Tiongkok melalui berbagai pertunjukan seni tradisional serta workshop interaktif yang memperkenalkan kekayaan seni dan kerajinan khas Asia Timur.
Berbagai aktivitas menarik turut memeriahkan festival ini, mulai dari pertunjukan musik tradisional Guzheng, Wayang Potehi, hingga workshop kreatif seperti Chinese paper cutting, kaligrafi Tiongkok, dan bamboo art yang dapat diikuti oleh pengunjung dari berbagai usia.
Selain itu, festival ini juga menghadirkan bazaar tematik yang melibatkan berbagai tenant serta partisipasi komunitas, menciptakan suasana festival yang meriah sekaligus memperkaya pengalaman pengunjung selama berada di kawasan Taman Safari Bogor.
Alexander Zulkarnain, Chief Marketing Officer Taman Safari Indonesia Group, mengatakan Panda Fest menjadi momentum untuk memperkuat pesan konservasi sekaligus memperkenalkan kisah kelahiran Rio kepada masyarakat luas.
“Panda Fest menjadi kesempatan bagi kami untuk mengajak masyarakat lebih dekat dengan pesan konservasi, sekaligus merayakan momen penting kelahiran panda pertama di Indonesia,” ujarnya.
“Kami berharap festival ini dapat memberikan pengalaman yang tidak hanya menghibur, tetapi juga meningkatkan kesadaran publik terhadap pentingnya pelestarian satwa langka,” imbuh Alexander.
Sementara itu, Sere Nababan, General Manager Taman Safari Bogor, menyampaikan bahwa Panda Fest juga diharapkan dapat menjadi salah satu destinasi rekreasi keluarga selama musim libur Lebaran.
“Melalui Panda Fest, kami ingin menghadirkan pengalaman wisata yang berbeda bagi pengunjung, di mana hiburan, budaya, dan edukasi konservasi dapat dinikmati dalam satu rangkaian festival yang meriah,” ujarnya.
