Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan keterangan kepada awak media usai acara serah terima Gedung YLBHI, antara Pemprov DKI Jakarta dan YLBHI, Kamis (18/12/2025). Setelah itu perwakilan warga yang terancam digusur menemui Mas Pram untuk menyampaikan aspirasinya. foto indopostrust

 

Warga PAM Baru Raya, Jakarta Pusat senang aspirasinya didengar Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung

JAKARTA – Perwakilan warga Jakarta yang terancam digusur, menemui Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di Gedung LBH Jakarta, Kamis (18/12/2025). Warga menemui gubernur usai acara serah terima Gedung YLBHI, antara Pemprov DKI Jakarta dan YLBHI.

Mereka menyampaikan aspirasinya untuk menolak penggusuran paksa. LBH Jakarta mencatat ada sekitar 2000 orang yang terdampak dan juga terancam digusur di Jakarta.

Salah satu elemen masyarakat yang menyampaikan aspirasinya langsung kepada Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung adalah yang tergabung dalam Perhimpunan Warga Perumahan Departemen Pekerjaan Umum, Pejompongan, Jakarta Pusat (Jalan PAM Baru Raya nomor 1A-15A, Bendungan Hilir Jakarta Pusat).

Juru Bicara warga Jalan PAM Baru Raya 1A-15A, Harris yang hadir bersama rekannya, menyampaikan keluhannya kepada Gubernur Pramono Anung.

“Pak Gubernur kami warga PAM Baru Raya terancam digusur pak. Mohon bantuannya agar tidak ada penggusuran pak,” ujar Haris.

Mendapat keluhan langsung dari warganya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan, “Gini saya kan tidak mengetahui semua persoalan. Disini kan ada walikota, LBH Jakarta dan instansi terkait. Akan dicarikan solusinya.”

Mantan aktivis dari ITB yang sering datang ke LBH Jakarta, saat mahasiswa, menambahkan ia akan melakukan yang terbaik.

“Kalau yang menjadi kewenangan pemerintah DKI Jakarta saya akan lakukan yang terbaik,” ujar Pramono Anung.

Kebanyakan gusuran itu kata dia bukan kewenangan pemerintah DKI. Atau dilakukan oleh lembaga atau instansi lain.

“Namun saya kembali tegaskan, kalau hal yang berkaitan dengan Pemprov DKI kita akan lakukan yang terbaik,” tegas Pramono Anung.

 

Warga PAM Baru Raya Senang mendengar jawaban Gubernur DKI Jakarta 

Haris yang hadir ke LBH Jakarta bersama rekannya, mengapresiasi jawaban Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Ia pun mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.

“Kami sangat senang sekali mendengar jawaban Gubernur,” ujarnya.

Haris menambahkan, warga yang terancam digusur adalah keluarga pensiunan PNS Pemprov DKI Jakarta.

“Orang tua kami adalah pensiunan PNS Pemprov DKI Jakarta yang ditugaskan bekerja di PAM Jaya. Saat ini terancam digusur. Kami ingin seperti tetangga kami yang bisa mendapatkan kepemilikan rumah,” ujar Haris.

“Kami berharap keluarga pensiunan Pemprov DKI Jakarta bisa beraudiensi langsung dengan Bapak Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Agar bisa dicarikan solusi yang terbaik sesuai keinginan warga,” pungkasnya.