foto KAI 

 

JAKARTA – Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi meninjau langsung kesiapan layanan dan integrasi sistem transportasi massal di Stasiun Manggarai dan Tanah Abang, pada (13/10)

Kunjungan ini menjadi momentum penting untuk memastikan seluruh fasilitas publik berfungsi optimal serta menegaskan sinergi antara Kementerian Perhubungan dan KAI Group dalam menghadirkan transportasi perkotaan yang aman, modern, dan terintegrasi.

Turut mendampingi Menhub, Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Bobby Rasyidin, Direktur Utama PT KAI Commuter Asdo Artriviyanto, Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Allan Tandiono, Kepala Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Kelas I Jakarta Ferdian Suryo Adhi Pramono, serta Executive Vice President Daerah Operasi 1 Jakarta Yuskal Setiawan.

Peninjauan dimulai di Stasiun Manggarai, yang berfungsi sebagai pusat pengendalian operasional perjalanan kereta di wilayah Jabodetabek sekaligus stasiun transit utama bagi lintas Bogor, Bekasi, dan Cikarang serta KA Bandara Soekarno-Hatta. 

Menhub bersama jajaran KAI Group meninjau fasilitas seperti eskalator, lift, ruang tunggu, dan sistem pengaturan arus penumpang. Fokus utama dari kegiatan ini adalah memastikan setiap elemen pelayanan benar-benar ramah bagi pengguna.

Dari Manggarai, rombongan melanjutkan perjalanan menuju Stasiun Tanah Abang, salah satu stasiun tersibuk di Jabodetabek yang melayani lintas Rangkasbitung, Serpong, serta Duri.

Di lokasi tersebut, Menhub meninjau langsung alur sirkulasi penumpang, area hall utama, hingga lantai atas yang terus ditata agar lebih efisien dan nyaman.

Vice President Public Relations KAI Anne Purba menjelaskan bahwa kedua stasiun tersebut memainkan peran penting dalam menghubungkan berbagai lapisan masyarakat dengan pusat kegiatan ekonomi ibu kota.

“Stasiun Tanah Abang melayani rata-rata sekitar 49 ribu pengguna per hari, sedangkan Stasiun Manggarai sekitar 15 ribu pengguna per hari. Jika ditambah dengan penumpang transit, totalnya kini lebih dari 150 ribu orang setiap hari, angka yang terus meningkat seiring tumbuhnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan KRL Commuterline,” ujar Anne.