foto ist
JAKARTA – PT Hartadinata Abadi Tbk, perusahaan produsen emas dan perhiasan yang terintegrasi untuk kedua kalinya kembali meraih penghargaan Jewellery Retailer of the Year 2026 dalam ajang bergengsi Retail Awards 2026.
Pencapaian ini menjadi kali kedua HRTA menerima penghargaan tersebut, setelah sebelumnya meraihnya pada tahun 2024.
Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kinerja perusahaan yang tumbuh signifikan sepanjang tahun 2025, dengan pendapatan mencapai Rp44.5 triliun, atau meningkat 144,39% secara tahunan.
Penghargaan ini juga merupakan pengakuan atas komitmen perusahaan dalam menghadirkan produk dan layanan berkualitas tinggi di industri emas dan perhiasan emas.
Retail Asia merupakan ajang penghargaan bergengsi di industri ritel Asia yang memberikan pengakuan kepada pelaku usaha atas pencapaian dan inovasi di sektor ritel.

Penghargaan ini menjadi tolok ukur kesuksesan, sekaligus memberikan apresiasi kepada perusahaan dan individu yang telah berkontribusi secara signifikan dalam membentuk masa depan industri ritel.
Di tengah kondisi pasar yang menantang yang ditandai dengan melemahnya permintaan perhiasan sejak pandemi, HRTA berhasil mengatasi tekanan pasar melalui optimalisasi ritel yang strategis.
Direktur Utama Hartadinata Abadi, Sandra Sunanto mengatakan saat ini salah satu fokus utama HRTA adalah mengoptimalkan produktivitas dan kualitas jaringan ritel yang telah dimiliki.
“Sejak 2024, kami lebih fokus pada relokasi dan pembaruan toko-toko yang dinilai memiliki potensi pertumbuhan lebih tinggi dibandingkan dengan menambah jumlah gerai baru. Melalui strategi ini, kami dapat menghadirkan pengalaman berbelanja yang lebih baik, meningkatkan produktivitas gerai, serta memastikan kehadiran kami semakin relevan dengan kebutuhan pelanggan di setiap lokasi,” ujarnya, Rabu (24/6/2026).
Di sisi kinerja, laba bersih turut melonjak sebesar Rp978,49 miliar di 2025. Di segmen ritel, saluran offline dan online turut menyumbang 16,54% dari pendapatan konsolidasi dan mencatat kenaikan sebesar 31% dibandingkan tahun sebelumnya.
Pertumbuhan ini menunjukkan kontribusi signifikan dari jaringan ritel perusahaan dalam memperluas penetrasi pasar dan menjangkau konsumen yang lebih luas.
Hingga akhir 2026, HRTA menargetkan jumlah toko dapat mencapai 100 toko. Target ini merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk memperluas jangkauan pasar serta menciptakan pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan dalam jangka panjang.
Hingga saat ini, HRTA mengoperasikan 84 toko Hartadinata Abadi di seluruh Indonesia. Jaringan ini didukung oleh lebih dari 1.000 titik penjualan di seluruh wilayah Indonesia yang memperkuat peran HRTA sebagai produsen perhiasan emas terkemuka dengan jangkauan yang luas di Indonesia.
Toko-toko Hartadinata Abadi hadir sebagai one-stop shopping destination yang menawarkan berbagai produk, termasuk perhiasan, emas batangan, serta layanan terintegrasi seperti unit pegadaian emas atau GADAIKU yang berlokasi di area sekitar toko.
Untuk meningkatkan kualitas layanan, HRTA telah memperkuat sistem operasional di setiap toko guna menghadirkan proses transaksi yang lebih cepat, efisien, dan nyaman bagi pelanggan.
Selain fokus pada segmen ritel, HRTA juga menjalankan strategi diferensiasi produk sebagai salah satu pilar utama pertumbuhan. Strategi ini diwujudkan melalui berbagai kolaborasi, termasuk koleksi perhiasan dengan brand Ardore yang terinspirasi dari bentuk-bentuk permen Yupi.
Selain itu, HRTA juga menghadirkan produk-produk inovatif seperti HRTA Gold Anabul, emas murni seberat 0,2 gram dengan desain berbentuk ‘paw’ hewan peliharaan bagi para pecinta anabul.
“Penghargaan ini menjadi bentuk komitmen kami dalam menjaga pertumbuhan berkelanjutan dan membuktikan eksistensi Perseroan di tingkat global. Ke depan, kami terus berinovasi demi meningkatkan kualitas produk dan layanan kami sehingga dapat memberikan nilai tambah bagi seluruh stakeholder kami,” pungkasnya.
