foto ist
SEMARANG – PT Pelindo Terminal Petikemas melalui TPK Semarang menyalurkan hibah 10 unit engine Caterpillar tipe C6.6 ACERT kepada institusi pendidikan melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung penguatan pendidikan vokasi dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Engine yang dihibahkan adalah engine head truck yang merupakan barang sisa material pemeliharaan habis pakai yang tidak termasuk dalam daftar aset perusahaan (non-aset).

Seluruh unit telah melalui proses pemeriksaan internal dan dinyatakan tidak dapat digunakan lagi untuk menunjang kegiatan operasional terminal.
Meski demikian, engine tersebut masih memiliki nilai manfaat tinggi yang dapat digunakan sebagai media pembelajaran praktik (hands-on learning) di bidang teknik, alat berat, dan kemaritiman.
Penyaluran hibah ini dilaksanakan sesuai dengan ketentuan dan Standar Operasional Prosedur (SOP) penanganan sisa material pekerjaan pemeliharaan/perbaikan peralatan yang berlaku di lingkungan PT Pelindo Terminal Petikemas, serta berpedoman pada prinsip Good Corporate Governance (GCG).
Dari sisi nilai manfaat pendidikan, setiap unit engine Caterpillar C6.6 ACERT diperkirakan memiliki nilai ekuivalen pembelajaran berkisar Rp30 juta hingga Rp50 juta per unit jika dibandingkan dengan engine sejenis untuk kebutuhan praktik dan pelatihan teknis.
Estimasi tersebut merupakan nilai manfaat edukatif, bukan nilai buku aset, mengingat status engine adalah non-aset.
Terminal Head TPK Semarang, I Nyoman Sutrisna, menyampaikan bahwa program TJSL Hibah Engine ini merupakan wujud sinergi nyata antara dunia industri dan dunia pendidikan.
“Pemanfaatan engine non-aset ini kami harapkan dapat memberikan nilai tambah yang signifikan bagi institusi pendidikan, khususnya dalam mendukung pembelajaran berbasis praktik yang relevan dengan standar dan kebutuhan industri saat ini,” ujarnya, (5/2/2026).
“Ini merupakan bagian dari kontribusi TPK Semarang dalam menyiapkan SDM unggul dan siap kerja,” imbuh I Nyoman Sutrisna.
Hibah engine tersebut disalurkan kepada SMKN 1 Semarang, SMK Muhammadiyah 2 Semarang, SMK Perintis 29 Semarang, Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya, serta Universitas Maarif Hasyim Latif Sidoarjo.
Engine Caterpillar C6.6 ACERT diharapkan dapat dimanfaatkan untuk pengenalan sistem kerja mesin, kegiatan perawatan, hingga analisis komponen secara langsung.
