Panitia Munas II ABUPI dan calon ketua umum ABUPI berfoto bersama. (Foto indopostrust)

 

JAKARTA – Lebih dari 100 anggota Asosiasi Badan Usaha Pelabuhan Indonesia (ABUPI) akan mengikuti Musyawarah Nasional (Munas) ABUPI ke II pada 20 Februari 2025 di Jakarta. Mereka pun bersiap untuk memilih Ketua Umum ABUPI yang baru periode 2025-2030.

Terdapat tiga calon ketua umum ABUPI yang akan bersaing pada munas tersebut. Yakni Liana Trisnawati yang saat ini menjabat sebagai Sekjen ABUPI, Mindo Sitorus yang menjabat sebagai Ketua Korwil Jawa Tengah, dan Ayi Paryana yang menjabat sebagai WKU bidang Hubungan Pemerintah dan Lembaga.

Ketua Panitia Munas II, David Rahadian mengatakan, pihaknya mencatat ada 126 anggota ABUPI. Dalam Munas II ini sudah ada 100 anggota yang mengkonfirmasi kehadirannya. Ditambah 14 koordinator wilayah (korwil) dan pendamping.

“Dalam pemilihan ketua umum nanti, syaratnya adalah mendapatkan 50+1 suara sah dan 2/3 dari jumlah korwil yang ada. Kita memiliki 18 korwil, jadi dengan kehadiran 14 korwil yang telah mengkonfirmasi hak suara, kuota 2/3 ini sudah bisa memenuhi,” ujarnya, di Jakarta, Selasa (18/2/2025).

David berharap Munas II ABUPI bisa menjadi momentum penting bagi seluruh anggota untuk bersama-sama merumuskan langkah strategis dalam mendukung pengembangan pelabuhan Indonesia yang lebih efisien dan berdaya saing, baik di tingkat regional maupun global.

“Kami berharap, sinergi yang telah terjalin diantara anggota pelabuhan dan stakeholder pelabuhan lainnya, dapat memberi dampak positif pada sektor logisik dan perekonomian nasional,” kata David.

Ia pun menyatakan, dengan dilaksanakannya Munas II ABUPI ini, bisa melanjutkan peran aktif ABUPI dalam mendorong transformasi sektor kepelabuhanan Indonesia dan memberikan kontribusi nyata dalam peningkatan konektivitas logistik, yang mendorong pembangunan ekonomi berkelanjutan.

Sementara itu, Ketua Umum ABUPI 2020-2025, Aulia Febrial Fatwa menyampaikan tidak bisa maju lagi untuk memimpin ABUPI. Sebab kata dia, sudah 2 periode menjabat.

“Perkembangan ABUPI, setelah 10 tahun berdiri bisa diterima dengan baik oleh stakeholder. Dan juga Kemenhub dalam hal ini Ditjen Perhubungan Laut. Saya harap ketua terpilih nanti bisa melanjutkan apa yang sudah baik. Saya cukup bangga pada pemilihan ini muncul kader-Kader ABUPI,” ujarnya.

“Hal ini menunjukkan kedewasaan ABUPI yang memberikan cerminan kemampuan ABUPI untuk bertumbuh dan berkembang di masa mendatang,” imbuhnya.

Lebih lanjut Febri mengatakan, tema yang diusung dalam Munas II ini adalah 1 Dekade ABUPI: Bersatu, Berkarya, Berkolaborasi Mewujudkan Pilar Ekonomi Nasional Menuju Indonesia Emas 2045.

Ia menyebutkan, sebelum Munas II dilaksanakan, juga diadakan Pra Munas pada 6 Februari 2025, yang bertujuan untuk membahas topik-topik terkait ABUPI, dalam rangka mengefisiensikan waktu selama proses Munas nanti.

Febri memaparkan ada tiga agenda utama Munas, yakni menetapkan laporan pertanggungjawaban pengurus periode 2020-2025; menetapkan hasil sidang komisi yang dilaksanakan saat pra Munas terkait perubahan dan penyempurnaan AD/ART, Garis Besar Haluan Organisasi 2025-2030, serta kebijakan dan rekomendasi strategis ABUPI 2025-2030; menyelenggarakan pemilihan Ketua Umum ABUPI periode 2025-2030.

“Saya berharap, ketua umum terpilih nanti akan bisa melanjutkan pondasi fundamental yang sudah ada,” ujarnya.

Tiga calon Ketua Umum ABUPI saat memberikan pernyataan singkat kepada awak media. Dari kiri ke kanan: Ayi Paryana; Mindo Sitorus dan Liana Trisnawati (foto indopostrust)

Sementara itu calon ketua umum, Liana Trisnawati mengatakan, “Saya berharap besok saat munas adalah pesta demokrasi yang kompak untuk ABUPI,” ujarnya.

Adapun calon ketua umum ABUPI Mindo Sitorus mengatakan siap membawa ABUPI menjadi lebih baik lagi.

“Saya mengapresiasi kepengurusan ABUPI sebelumnya. Dan kami siap melayani anggota ABUPI,” ujar Mindo.

Sementara itu, Ayi Paryana mengatakan, “Kita sambut dengan gembira pesta demokrasi di ABUPI. Ada tiga calon. Punya spirit yang sama untuk memajukan kepelabuhanan,” pungkasnya.