JAKARTA – Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta, Suswono mengajak para pengusaha yang tergabung dalam Himpunan Pengusaha KAHMI (HIPKA) DKI Jakarta untuk berperan aktif membangun Jakarta.
Hal tersebut disampaikan Suswono saat menghadiri Musyawarah Wilayah (Muswil) III HIPKA DKI Jakarta, Senin (30/9/2024).
“Dalam kesempatan ini saya mengucapkan selamat atas digelarnya Muswil HIPKA DKI Jakarta. Semoga menelurkan gagasan gagasan yang bagus. HIPKA saya harapkan berperan aktif dalam membangun Jakarta kedepan,” ujarnya.
Dikalangan KAHMI Suswono sudah tidak asing lagi. Pada periode 1979 Suswono sudah aktif di HMI, saat HMI diketuai oleh Abdulah Hehamahua.
“Saya bersyukur bisa bertemu kawan-kawan KAHMI. Inilah hikmah dicalonkan jadi wakil gubernur,” ujarnya.

Lebih lanjut Suswono mengatakan, bagaimanapun juga membangun negeri ini, membangun wilayah ini tentu saja ada tiga sektor yang sangat berperan. Yakni pertama, publik sektor dalam hal ini kalangan eksekutif dan legislatif, yang akan menelurkan kebijakan-kebijakan yang pada dasarnya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Kemudian yang kedua, privat sektor, peran pengusaha. Ini juga sangat ditunggu karena tidak mungkin membangun hanya dengan biaya APBD dalam konteks Jakarta. Maka harus ada kolaborasi dengan private sektor penting sekali. Bagaimana ada akselerasi untuk membangun Jakarta yang lebih baik,” ujarnya.
“Yang ketiga, tentu subsektor, NGO, ormas-ormas. Bagaimanapun juga mereka punya peran membangun Jakarta,” imbuh Suswono.
Lebih lanjut ia mengatakan, Ridwan Kamil diminta bersedia untuk ke Jakarta, tugas utamanya adalah bagaimana supaya gagasan-gagasan besar pemerintah nanti sejalan dilaksanakan di Jakarta.
“Diantaranya giant sea wall, karena itu akan kita ciptakan kota baru di utara, sekaligus untuk melindungi Jakarta. Karena Jakarta tanahnya sudah semakin turun, sudah mulai dibawah permukaan air laut. Akan membahayakan kedepan kalau tidak diantisipasi sekarang. Ini yang utama gagasan besarnya,” ujar Suswono.

Khusus di Jakarta, kata dia diantaranya adalah pembenahan wilayah kumuh.
“Saya sudah kunjungi Kelurahan Pejagalan dan Tambora. Itu di Tambora padat sekali. Kemudian orang miskin Kota tetap bisa tinggal di kota. Secara teori tentu tidak bisa, tapi kita akan membuat terobosan-terobosan diantaranya membangun rumah vertikal di atas pasar dan stasiun,” jelas Suswono.
Sementara itu, Wakil Ketua Kadin DKI Viktor Aritonang berharap HIPKA Jakarta berperan penting untuk membangun Jakarta sebagai kota global. Menciptakan lapangan kerja, mengurangi pengangguran dan sebagainya.
“Kadin DKI siap berkolaborasi dengan HIPKA Jakarta, “ ujarnya.
Sementara itu, Ketua panitia Muswil HIPKA Jakarta, Sudirman Abdullah mengatakan muswil diikuti peserta dari lima wilayah ada 15 orang. Peninjau 30 orang dan undangan 70 orang. Adapun muswil diisi dengan sejumlah acara. Seperti seminar dan sebagainya. (dai)
