foto ist 

BANDUNG – Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara, Dony Oskaria, melaksanakan kunjungan kerja ke Kota Bandung, Senin (20/4/2026), bersama jajaran pimpinan BP BUMN dan PT Danantara Asset Management (DAM), dengan agenda pertama mengunjungi PT Kereta Api Indonesia (Persero). 

Kunjungan ini sebagai upaya mendorong percepatan elektrifikasi sektor transportasi nasional guna mewujudkan sistem mobilitas yang lebih efisien, ramah lingkungan, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat konektivitas dan kualitas layanan publik.

Dalam kunjungan tersebut, dibahas program elektrifikasi kereta yang akan dioperasionalkan pada tiga jalur strategis, yakni Jakarta–Cikampek, Jakarta–Cigombong, dan Jakarta–Rangkasbitung. 

Program ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi transportasi, menurunkan emisi, serta memperkuat konektivitas antarwilayah dan mendorong terbentuknya pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di berbagai daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala BP BUMN menegaskan komitmen penuh Pemerintah dalam mendorong dan mendukung langkah transformasi transportasi massal nasional.

“Nah ini sudah berpuluh tahun, kita berharap tentu di tangan Bapak Presiden Prabowo, transformasi di sisi transportasi massal ini akan terjadi dan lokomotif di depannya adalah Kereta Api Indonesia. Silakan apa yang dibutuhkan nanti Pak Dirut sampaikan, kita akan pastikan bahwa dukungan dari Danantara dan BP BUMN 100% akan mendukung seluruh transformasi yang akan dilakukan oleh Kereta Api Indonesia,” ujar Dony.

Pada kesempatan yang sama, turut dibahas optimalisasi kapasitas sarana dan prasarana khususnya di wilayah Jabodetabek, rencana replacement unit lokomotif, serta peremajaan dan modernisasi sarana dan teknologi. 

Penguatan inovasi layanan dan penataan anak usaha, termasuk pengembangan angkutan barang melalui KAI Logistik dan kerja sama dengan INKA, juga menjadi bagian dari upaya mendorong efisiensi dan daya saing sektor perkeretaapian nasional.

Dalam pertemuan tersebut, BP BUMN menegaskan pentingnya transformasi BUMN yang tidak hanya bersifat struktural, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat. 

Transformasi tersebut harus dijalankan dengan tata kelola yang baik, mengedepankan transparansi, serta menjunjung tinggi prinsip akuntabilitas dalam setiap proses bisnis.

Direksi KAI menyambut arahan tersebut dengan komitmen kuat untuk terus berbenah dan melakukan pembaruan di berbagai lini. KAI menegaskan kesiapannya untuk mendorong pengembangan sistem transportasi yang lebih modern, aman, dan andal guna meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat.

Kunjungan kerja ini sekaligus menjadi momentum untuk memastikan bahwa seluruh proses transformasi di KAI berjalan secara konsisten dengan prinsip tata kelola yang baik, transparan, dan akuntabel. 

Hal tersebut dinilai krusial untuk menjaga keberlanjutan kinerja perusahaan serta keselarasan dengan kebijakan nasional dan terutama mampu memberikan layanan terbaik bagi masyarakat.

BP BUMN bersama Danantara terus mendorong KAI agar bertransformasi menjadi perusahaan transportasi yang modern, berdaya saing, dan adaptif terhadap perkembangan zaman. 

Upaya ini diharapkan mampu mendukung mobilitas masyarakat sekaligus memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi nasional serta mendukung target Pemerintah menuju zero emisi.