foto ASDP

 

JAKARTA – Corporate Secretary ASDP Shelvy Arifin menyatakan bahwa transformasi digital telah membawa dampak besar bagi kualitas layanan penyeberangan yang dikelola ASDP. 

“Transformasi digital bukan hanya tentang inovasi, tetapi juga menciptakan pengalaman perjalanan yang lebih aman dan nyaman bagi masyarakat,” ujarnya (13/8).

“Melalui Ferizy, pengguna dapat memesan tiket dengan mudah, mengurangi antrian, dan memastikan perjalanan yang lebih efisien,” imbuh Shelvy.

Sejak peluncurannya pada 2020, Ferizy telah menarik minat masyarakat dengan pertumbuhan pengguna yang pesat, dari 438.105 pengguna di tahun pertama hingga 2,38 juta pengguna pada Juli 2024. Ini mencerminkan kepercayaan masyarakat terhadap kemudahan dan keamanan pemesanan tiket online.

Digitalisasi tiket melalui Ferizy kini diterapkan di 37 pelabuhan strategis di seluruh Indonesia, termasuk Merak, Bakauheni, Ketapang, Gilimanuk, dan banyak lagi.

“Dengan hadirnya Ferizy, ASDP tidak hanya meningkatkan pelayanan bagi wisatawan dan pelaku ekonomi kreatif, tetapi juga memudahkan mobilitas antarpulau di Indonesia. Kami terus mengingatkan masyarakat untuk memastikan reservasi tiket dan data manifest sebelum tiba di pelabuhan,” pungkas Shelvy.