foto ist

 

indopostrust.id – JAKARTA – PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) menandatangani kesepakatan kerja sama pengangkutan barang berharga milik negara dengan Bank Indonesia di Jakarta, Jumat (12/7/2024).

Kerja sama ini mengatur pengangkutan barang berharga milik negara dengan Kapal PELNI ke seluruh Indonesia hingga tahun 2026.

Direktur Utama PT PELNI (Persero) Tri Andayani mengatakan bahwa kerjasama ini semakin memperkuat peran strategis PELNI dalam perekonomian nasional, yaitu turut serta memastikan kelancaran distribusi dan ketersediaan uang di seluruh Indonesia, hingga ke daerah 3 TP (Tertinggal, Terluar, Terdepan dan Perbatasan).

“Kami bangga dan berterimakasih atas kepercayaan Bank Indonesia kepada PELNI, untuk mendistribusikan barang berharga milik negara,” ujarnya.

“Ini merupakan peran PELNI sebagai Perusahaan BUMN yang berperan sebagai agen pembangunan yang memiliki komitmen dalam kemajuan dan pemerataan ekonomi di Indonesia,” imbuh Anda, panggilan akrab Tri Andayani. 

Dokumen kerjasama diberikan langsung oleh Kepala Departemen Pengelolaan Uang Bank Indonesia, Marlison Hakim, kepada Direktur Utama PT PELNI (Persero), Tri Andayani. 

Turut hadir dalam acara tersebut, Direktur Usaha Barang & Tol Laut PELNI, Kokok Susanto dan jajaran Direktur dari Bank Indonesia, yaitu Anggis Rakhmi Ichsan, Agus Susanto Pratomo, Naek Tigor Siahaan dan Faris Budiawan.

“Sejak tahun 2015 sampai saat ini PELNI telah mengangkut 2.400 kontainer barang berharga milik negara dan direncanakan dari Juni 2024 hingga Desember 2026 akan mengangkut 1.366 kontainer,” jelas Anda.

“Semoga kerjasama antara BUMN dengan Institusi Pemerintah ini dapat berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat, bangsa dan negara,” pungkasnya. (rls)