Belvilla near Sampalan Beach (formerly Arjuna Bungalow). foto ist/PRISM
JAKARTA – PRISM, perusahaan induk OYO, terus memperluas jaringan hospitality-nya ke berbagai destinasi yang memiliki potensi pertumbuhan pariwisata, termasuk Nusa Penida, Bali.
Ekspansi ini merupakan bagian dari komitmen PRISM untuk memperkuat ekosistem akomodasi di destinasi yang tengah berkembang, sekaligus mendukung upaya pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan pariwisata yang berkelanjutan dan memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat serta pelaku usaha lokal.
Kehadiran PRISM di Nusa Penida kini mencakup 11 properti dengan beragam brand dan konsep akomodasi, mulai dari Collection O, Belvilla, hingga Townhouse Oak.
Portofolio tersebut mencakup Collection O near Kutampi Beach Gedhong Hostel Nusa Penida, Belvilla Bhavana Cottage, Belvilla Bakung Cozy Cottage, Belvilla The Tamarin Villas, Belvilla The Cemok Cottage, Townhouse Oak Hotel Grand Puri, Townhouse Oak Favorit Bungalows, Belvilla Menjangan Dive Lodge, Belvilla D’Vayana Nusa Hotel, Collection O near Nusa Penida Beach (formerly Exotic Nusa Penida), serta Belvilla near Sampalan Beach (formerly Arjuna Bungalow).
Sejumlah properti dalam portofolio tersebut juga merupakan bagian dari Company Serviced, yang memungkinkan PRISM memberikan dukungan dalam aspek pengelolaan, teknologi, distribusi, dan operasional kepada pemilik properti.
Model ini juga memungkinkan PRISM menghadirkan pilihan akomodasi yang lebih beragam bagi wisatawan, sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan masing-masing destinasi.
Pawas Sharma, Business Head SEAME & LATAM PRISM, mengatakan, ekspansi ke destinasi yang sedang berkembang merupakan bagian dari strategi PRISM untuk membangun jaringan hospitality yang lebih luas di pasar-pasar dengan potensi pertumbuhan.
“Nusa Penida merupakan contoh bagaimana perkembangan destinasi dan kebutuhan terhadap akomodasi dapat berjalan beriringan. Dengan portofolio multi-brand dan model Company Serviced, kami dapat menyesuaikan penawaran dengan karakteristik masing-masing pasar sekaligus menciptakan lebih banyak peluang bagi pemilik properti,” ujarnya, Jumat (18/9/2026).
Abhijeet Singh, Country Head PRISM Indonesia, menambahkan, pihaknya melihat perkembangan destinasi seperti Nusa Penida sebagai bagian penting dari pertumbuhan pariwisata Indonesia ke depan.
Ketika pemerintah daerah terus mengembangkan infrastruktur, tata kelola, dan daya tarik wisata, sektor hospitality juga memiliki peran untuk memastikan ketersediaan akomodasi dapat tumbuh sejalan dengan perkembangan destinasi.
“Ekspansi PRISM di Nusa Penida merupakan bagian dari upaya kami untuk berkontribusi pada ekosistem tersebut dengan menghadirkan pilihan akomodasi yang beragam dan dikelola secara profesional,” pungkasnya.
