Foto ist
KUALA LUMPUR — Partisipasi Indonesia dalam dua pameran internasional di Malaysia pada Mei 2026 berhasil membukukan potensi transaksi lebih dari USD 1,17 juta atau sekitar Rp19 miliar.
Di bulan tersebut, Indonesia mengikuti “Health Summit Asia”, atau SEACare 2026, dan “Franchise International Malaysia” (FIM) 2026 yang sama-sama digelar di Kuala Lumpur Convention Centre (KLCC), Kuala Lumpur.
Keikutsertaan Indonesia difasilitasi Kementerian Perdagangan RI melalui Atase Perdagangan (Atdag) RI Kuala Lumpur.
Atdag RI Kuala Lumpur, Aziza Rahmaniar Salam, mengungkapkan, capaian ini menunjukkan tingginya minat pasar Malaysia terhadap produk kesehatan dan waralaba asal Indonesia.
Ajang ini juga menjadi sarana strategis untuk memperkenalkan produk dan merek Indonesia ke pasar ASEAN.
“Partisipasi Indonesia pada SEACare 2026 dan FIM 2026 membukukan potensi transaksi senilai USD 1,17 juta. Capaian ini memperkuat optimisme terhadap prospek ekspor produk kesehatan dan ekspansi waralaba Indonesia di pasar ASEAN. Kami harap, upaya promosi ini semakin memperluas jejaring bisnis serta membuka peluang kerja sama dengan mitra internasional,” ujar Aziza.
Dalam ajang SEACare 2026 pada 20—22 Mei 2026, Paviliun Indonesia menghadirkan empat perusahaan, yaitu PT Ocean Medika Indonesia, PT Kusuma Sukses Makmur, PT Oneject Indonesia, dan PT Solas Langgeng Sejahtera.
Keempat perusahaan menawarkan beragam produk alat kesehatan, farmasi, dan suplemen kesehatan. Pameran ini menghasilkan delapan Letter of Intent (LoI) dengan nilai potensi transaksi mencapai USD190,5 ribu.
Kehadiran produk-produk kesehatan Indonesia ini mendapat respons positif dari pengunjung dan calon pembeli.
Aziza pun melihat antusiasme ini merefleksikan daya daya saing dan peluang besar untuk menembus pasar Malaysia.
“Produk-produk Indonesia di SEACare 2026 mendapat respons yang sangat baik dari pengunjung, distributor, dan pelaku industri kesehatan. Hal ini menunjukkan kuatnya minat terhadap produk alat kesehatan, farmasi, dan suplemen kesehatan Indonesia yang inovatif dan berkualitas,” ujar Aziza.
Pemilik PT Kusuma Sukses Makmur Zelfiah Lahji mengapresiasi Kemendag dan Atdag RI Kuala Lumpur atas dukungan selama pameran SeaCare 2026.
Fasilitasi berlangsung dengan baik dan telah memberikan kesempatan yang berharga untuk memperkenalkan produk kesehatan Indonesia kepada calon mitra bisnis di Malaysia.
“Perusahaan optimistis berbagai peluang dan jejaring bisnis yang telah dibangun selama pameran dapat berkembang menjadi kerja sama yang konkret pada masa mendatang. Oleh karena itu, PT
Kusuma Sukses Makmur berharap dapat kembali berpartisipasi dalam program promosi dagang yang difasilitasi pemerintah,” ujar Zelfia
Sementara itu, FIM 2026 digelar pada 21—23 Mei 2026. Pada ajang ini, Indonesia menampilkan sejumlah merek waralaba nasional seperti Yummy Coin, Dawa Herbal, Roti Ropi, Leit Education, serta Asosiasi Franchise Indonesia.
