Sinar Mas Land meluncurkan klaster komersial Wander Alley Walk, pusat bisnis dan investasi baru di kawasan Transit-Oriented Development (TOD)BSD City. Dibangun di atas lahan seluas 3 hektare, setiap unit commercial shophouse ini memiliki dua sampai tiga lantai dengan beberapa pilihan tipe ukuran, mulai dari lebar 4,5 x 9 meter sampai dengan 6 x 9 meter. Di tahap penjualan perdana ini, Wander Alley Walk ditawarkan dalam jumlah yang terbatas, hanya 64 unit dengan harga mulai dari Rp1,9 miliaran. (foto ist)
BSD City – Pertumbuhan kawasan berbasis Transit-Oriented Development (TOD) terus menunjukkan tren positif seiring meningkatnya mobilitas masyarakat urban dan kebutuhan akan ruang usaha yang terintegrasi dengan transportasi publik.
Dikembangkan di atas lahan seluas 25 hektare, kawasan Intermoda BSD City sebagai salah satu simpul TOD strategis mencatat tingginya aktivitas komuter harian, dengan jumlah penumpang di Terminal Bus dan Stasiun Cisauk mencapai 9.268.476 penumpang pada 2025.
Potensi traffic komuter ini menegaskan TOD Intermoda sebagai simpul utama mobilitas perkotaan, sekaligus kawasan potensial untuk pengembangan area komersial.
Menangkap peluang tersebut, Sinar Mas Land meluncurkan Wander Alley Walk, produk komersial terbaru yang dirancang sebagai pusat aktivitas bisnis, ideal bagi para pebisnis maupun entrepreneur yang ingin mengembangkan usahanya di kawasan TOD BSD City.
Wander Alley Walk berada tepat di sisi depan Jalan BSD Raya Utama ROW 22 dengan total pengembangan seluas 3 hektare.
Setiap unit commercial shophouse ini memiliki dua sampai tiga lantai dengan beberapa pilihan tipe ukuran, mulai dari lebar 4,5 x 9 meter sampai dengan 6 x 9 meter.
Didesain oleh konsultan master planner internasional terkemuka, yakni Siura Studio dari Singapura, Wander Alley Walk dirancang dengan arsitektur lanskap modern yang menghadirkan suasana kawasan komersial lebih estetik, nyaman, dan mendukung aktivitas bisnis maupun gaya hidup urban.
Wander Alley Walk sangat cocok untuk berbagai jenis usaha seperti office, restaurant, beauty clinic, boutique, salon, bakery, kafe, F&B, dan bisnis potensial lainnya.
Terhubung langsung dengan Kawasan retail lifestyle hub Wander Alley, produk komersial ini juga dilengkapi dengan beragam fasilitas open space, seperti Wander Alley Plaza, Play Courtyard, jalur pedestrian yang nyaman, serta ruang terbuka hijau luas yang dapat mendukung kebutuhan berkegiatan di ruang terbuka, gaya hidup sehat, dan terbentuknya komunitas.
Anna Budiman, CEO Commercial BSD Sinar Mas Land mengatakan, peluncuran Wander Alley Walk merupakan wujud komitmen kami dalam menghadirkan fasilitas perkotaan yang adaptif dan selaras dengan kebutuhan masyarakat modern serta para pelaku usaha.
Produk komersial ini menawarkan prospek investasi yang menarik karena didukung captive market yang telah terbentuk, serta lokasi strategis di jantung BSD City dengan konektivitas yang sangat baik ke berbagai moda transportasi publik, mulai dari Stasiun Commuter Line Cisauk hingga Terminal Bus BSD Link dalam radius berjalan kaki.
“Kami optimistis kehadiran Wander Alley Walk dapat membuka peluang usaha baru, memperkuat aktivitas ekonomi lokal, serta menjadi pilihan menarik bagi pelaku bisnis yang ingin bertumbuh bersama pengembangan BSD City. Pada penjualan tahap pertama ini, Wander Alley Walk kami pasarkan dalam jumlah terbatas, hanya 64 unit dengan harga mulai dari Rp1,9 miliaran,” jelas Anna Budiman, Jumat (22/5/2026).
Wander Alley Walk hadir dengan desain arsitektur modern yang merepresentasikan keseimbangan antara estetika dan fungsionalitas.
Setiap unit dibangun dengan high ceiling untuk menciptakan kesan ruang yang lebih luas, sekaligus menghadirkan nuansa elegan, dengan tata ruang yang praktis dan efisien bagi para pelaku usaha.
Sejumlah unit juga dilengkapi dengan double facade untuk memberikan eksposur dua arah yang maksimal, sehingga memperkuat visibilitas bisnis, dan mendorong interaksi yang lebih dinamis dengan pelanggan.
Dari sisi fungsionalitas, area komersial ini memiliki multiple access entrance, jalur pedestrian yang mudah diakses, hingga area parkir luas yang mampu menampung lebih dari 400 kendaraan, guna mendukung kenyamanan pengunjung dan kelancaran aktivitas bisnis.
Sebagai integrated lifestyle shophouses, Wander Alley Walk menawarkan fleksibilitas tinggi bagi pelaku usaha untuk mengembangkan bisnisnya karena letaknya yang strategis, dikelilingi kawasan residensial padat penduduk di BSD City, seperti ICON, Avani, dan Casa De Parco.
Lalu, terdapat pusat perbelanjaan, bisnis, serta perkantoran modern, yakni AEON Mall, The Breeze, QBig, Pasar Modern Intermoda, Eastvara Mall, The Barn, serta BSD Green Office Park, dan Iconix Studio Loft.
Sementara itu, pilihan institusi pendidikan berkualitas juga tersedia mulai dari tingkat dasar hingga perguruan tinggi , meliputi ACS Jakarta, Sinarmas World Academy, UNIKA Atmajaya, Universitas Prasetiya Mulya, dan Monash University Indonesia.
Dari sisi fasilitas kesehatan, BSD City memiliki Eka Hospital hingga RS Mitra Keluarga yang akan segera hadir.
Menariknya, pembangunan Wander Alley Walk berdekatan dengan proyek BSD Secret Zoo, sebuah taman wisata modern hasil kolaborasi Sinar Mas Land dan Jawa Timur Park Group dengan konsep “Urban Zoo Safari Adventure” yang saat ini masih dalam tahap pengembangan.
Dari sisi konektivitas, Wander Alley Walk memiliki akses yang sangat strategis, hanya berjarak 5 menit menuju pintu Tol BSD Timur 1.
Kawasan ini juga terhubung langsung dengan jaringan Tol Serpong–Balaraja (Serbaraja) Seksi 1A dan 1B, serta Tol Jakarta–Serpong yang terintegrasi dengan Tol JORR 1 dan JORR 2 (menghubungkan Bandara Soekarno-Hatta hingga koridor Kunciran, Serpong, Cinere, Cimanggis, Cibitung, dan Cilincing).
Selain itu, akses menuju Tol Jakarta–Cikampek (Japek) dan Tol Jagorawi semakin memperkuat kemudahan mobilitas ke berbagai kawasan utama di Jabodetabek. (*)
