foto ist
JAKARTA – PT Dirgantara Indonesia (Persero) (PTDI) menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan PT Aero Nusantara Indonesia (PT ANI) sebagai landasan awal kerja sama dalam bidang jasa pemeliharaan, perbaikan, overhaul, serta pemanfaatan fasilitas pendukung pesawat udara beserta kegiatan pendukungnya.
PKS ini ditandatangani oleh Direktur Niaga dan Pengembangan PTDI, Moh. Arif Faisal dan Direktur Utama PT ANI, Otto Sigit Budianto, di Jakarta, Jumat (10/7).
Perjanjian ini menjadi landasan bagi PTDI dan PT ANI untuk mengembangkan berbagai peluang sinergi dalam bidang MRO, meliputi pemanfaatan hanggar yang dimiliki dan/atau dikuasai secara sah oleh salah satu pihak, sumber daya manusia, peralatan kerja, tools, hanggar equipment, serta fasilitas logistik, yang pelaksanaannya dilakukan berdasarkan kebutuhan operasional, kapabilitas, kesepakatan lebih lanjut para pihak, dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Melalui kolaborasi ini, kedua Perusahaan berkomitmen memperkuat kapasitas dan daya saing industri MRO nasional guna mendukung kemandirian industri penerbangan nasional serta meningkatkan daya saing layanan MRO Indonesia di tingkat regional.
Penguatan ekosistem MRO tidak dapat dilepaskan dari kesiapan fasilitas, kapabilitas industri, serta sumber daya manusia yang tersertifikasi dan memenuhi standar kelaikudaraan internasional. Oleh karena itu, kolaborasi antarpelaku industri nasional menjadi langkah penting dalam mendukung pengembangan layanan MRO yang semakin kompetitif dan berkelanjutan.
”PTDI memandang bahwa penguatan industri MRO nasional hanya dapat dicapai melalui kolaborasi yang saling melengkapi antarpelaku industri dalam negeri. Kerja sama dengan PT Aero Nusantara Indonesia menjadi fondasi untuk mengoptimalkan pemanfaatan fasilitas, kompetensi sumber daya manusia, serta kapabilitas teknis yang dimiliki kedua Perusahaan,” ujar Direktur Niaga dan Pengembangan PTDI, Moh. Arif Faisal.
“Kami berharap sinergi ini tidak hanya meningkatkan kapasitas dan kualitas layanan MRO nasional, tetapi juga memperkuat kemandirian industri dirgantara Indonesia serta membuka peluang yang lebih besar bagi layanan MRO nasional untuk bersaing di pasar regional,” imbuhnya.
PTDI melalui unit Aircraft Sersvices (ACS) memegang peran penting dalam penyediaan layanan MRO bagi berbagai jenis pesawat dan helikopter, baik untuk kebutuhan militer maupun sipil.
Didukung fasilitas berstandar internasional, tenaga ahli berpengalaman, serta kapabilitas yang mencakup perawatan, perbaikan, overhaul, modifikasi, hingga peningkatan kemampuan pesawat, ACS PTDI terus memperkuat posisinya sebagai salah satu pilar layanan MRO nasional.
Otto Sigit Budianto, Direktur Utama PT ANI mengatakan kerja sama ini merupakan langkah positif bagi PT ANI untuk memperkuat sinergi dalam ekosistem MRO nasional.
“Melalui kerja sama ini, PT ANI mendukung penguatan kapasitas dan daya saing layanan MRO Indonesia sesuai dengan kapabilitas, sertifikasi, dan approval yang kami miliki, dengan senantiasa mengedepankan keselamatan, kualitas, dan kepatuhan,” ujarnya.
