foto ist 

JAKARTA – Dalam upaya meningkatkan kapasitas dan daya saing pelaku UMKM asal Jawa Tengah yang berada di Jakarta, Bank Jateng Kantor Cabang (KC) Jakarta menyelenggarakan pelatihan bertajuk “Micro Business Game” pada 5–6 Mei 2026.

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Bank Jateng dalam mendukung pengembangan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui peningkatan kompetensi, kreativitas, serta kapabilitas manajerial para pelaku usaha. 

Pelatihan diikuti oleh pelaku UMKM binaan serta komunitas usaha asal Jawa Tengah yang menjalankan usahanya di wilayah Jakarta dan sekitarnya. 

Program Micro Business Game (MBG) ini dilaksanakan menggunakan metode pengembangan usaha yang dikembangkan oleh German Sparkassenstiftung for International Cooperation (GSIK).

Melalui konsep pembelajaran interaktif berbasis simulasi bisnis, para peserta diajak memahami berbagai aspek penting dalam pengelolaan usaha, mulai dari penyusunan strategi bisnis, pengambilan keputusan, pengelolaan keuangan, pemasaran, hingga peningkatan kualitas layanan kepada pelanggan. 

Metode business game ini diharapkan mampu memberikan pengalaman praktis yang aplikatif dalam suasana pembelajaran yang dinamis dan menarik.

Pemimpin Bank Jateng KC Jakarta, Anugrah Sigit Yanuar menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata dukungan Bank Jateng dalam mendorong UMKM agar semakin adaptif dan kompetitif di tengah dinamika persaingan usaha yang terus berkembang.

“Melalui pelatihan Micro Business Game ini, kami berharap para pelaku UMKM dapat meningkatkan kapabilitas bisnis, memperluas jejaring usaha, serta mampu mengelola keuangan usahanya dengan baik sehingga dapat meningkatan produktivitas dan pendapatan,” ujarnya.

Selain sesi pelatihan, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk memperkuat kolaborasi dan jejaring antar pelaku usaha, sehingga mampu membangun ekosistem UMKM yang semakin solid, tangguh, dan berdaya saing.

Ke depan, Bank Jateng akan terus berkomitmen menghadirkan berbagai program pendampingan dan pemberdayaan UMKM sebagai bagian dari kontribusi nyata dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah maupun nasional.