foto ist 

JAKARTA – Kementerian Perdagangan menggelar jejaring bisnis (business networking) bagi pelaku usaha Indonesia dengan calon pembeli dari enam negara mitra.

Pertemuan tersebut menghadirkan empat pelaku usaha dalam negeri dengan perwakilan kedutaan besar Rusia, Thailand, Kamboja, India, Nigeria, dan Kenya.

Business networking digelar di Ruang Permanent Trade Exhibition Kemendag, Jakarta, pada Kamis, (12/3/2026

Menurut Direktur Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag Fajarini Puntodewi, pertemuan ini berperan strategis dalam memperluas jejaring pasar internasional. Sekaligus menjajaki lebih dalam peluang kerja sama ekspor bagi produk-produk unggulan Indonesia.

“Melalui business networking, Kemendag terus berupaya membuka pasar baru dan memperkuat konektivitas pelaku usaha Indonesia dengan berbagai mitra internasional,” ujarnya.

“Kami berkomitmen untuk terus memperkuat promosi dan fasilitasi ekspor agar pelaku usaha nasional semakin kompetitif serta mampu memperluas penetrasi produk Indonesia,” imbuh Puntodewi.

Dalam business networking, keempat perusahaan Indonesia mempresentasikan produk-produk mereka yang telah memenuhi standar global.

Pertama, PT Sinar Harapan Plastik, menampilkan berbagai mainan edukatif, sepeda roda tiga, serta mobil mainan berbahan plastik yang dirancang untuk mendukung pengembangan kreativitas anak.

Selanjutnya, PT Prioritas Jaya Indonesia memamerkan produk perawatan kulit, tubuh, rambut, hingga parfum lokal berbasis bahan alami bersertifikasi Halal Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang juga telah memenuhi standar Cara Pembuatan Kosmetik yang Baik (CPKB).

Kemudian, CV Wimi Fu International asal Purwokerto menampilkan koleksi fesyen muslim berkualitas tinggi, termasuk hijab, selendang (scarf), dan kain batik berbahan katun, sutra, serta wol.

Selain itu, PT Herbatama Indo Perkasa mempromosikan produk obat tradisional, suplemen, dan madu kesehatan yang telah menjangkau pasar internasional seperti kawasan ASEAN, Rusia, Nigeria, hingga Amerika Serikat.