foto ist
Pada 18 Mei, dihadiri Presiden Indonesia Prabowo Subianto, Thales secara resmi menyerahkan dua radar GM403 kepada TNI Angkatan Udara (TNI AU) dalam sebuah upacara resmi di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma di Jakarta, markas besar TNI AU.
Dengan hampir lima dekade kerja sama dengan TNI, upacara ini menegaskan komitmen Thales dalam menghadirkan solusi pengawasan udara strategis demi kepentingan Kementerian Pertahanan Indonesia, bersama dengan mitra strategisnya, PT Len Industri.
Mengingat pengawasan udara sangat krusial untuk menjaga kedaulatan wilayah udara, Indonesia telah memesan 13 unit radar pengawas udara jarak jauh Thales Ground Master (GM) 403 pada tahun 2023 untuk TNI Angkatan Udara, lewat kemitraan antara Thales dan PT Len Industri.
Radar-radar ini terhubung dengan sistem Air C4I Thales (SkyView) yang mampu menyajikan gambaran operasional wilayah udara Indonesia secara menyeluruh untuk deteksi dini ancaman, sekaligus memberikan pantauan situasi secara real-time bagi Angkatan Udara.
Dua radar pertama telah dikirim ke Indonesia mulai tahun 2025, sementara 11 radar sisanya akan dikirimkan dalam waktu 12 bulan ke depan.
“Indonesia dan Prancis memiliki kemitraan yang kuat dalam beberapa tahun terakhir, di mana masing-masing pihak saling melengkapi untuk mendukung sektor pertahanan Indonesia,” ujar Guy Bonassi, Senior Vice-President, Asia & Latin America, Thales.
“Kami bangga telah mengirimkan dua radar pertama ke Indonesia dan kami ingin memperkuat kemitraan yang sukses ini lebih jauh. Dengan membangun pengetahuan dan keahlian lokal, memperkuat kapabilitas industri, serta memastikan perawatan dan dukungan teknis yang dekat dengan pengguna akhir, kami berkomitmen untuk mendorong ambisi kedaulatan pertahanan Indonesia,” ujarnya.
