foto ist 

 

JAKARTA – PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) secara resmi menggelar InJourney Airports Commercial Expo pada 23 April 2025. Forum ini menjadi ajang strategis untuk membuka peluang kemitraan di sektor non-aeronautika dan pengembangan properti komersial, sekaligus mendukung transformasi ekosistem bandara nasional.

Melalui Expo ini, InJourney Airports mengundang perusahaan nasional dan internasional dari berbagai sektor industri untuk membentuk ekosistem komersial bandara yang kompetitif dan berdaya saing tinggi.

Direktur Utama InJourney Airports, Faik Fahmi, menyampaikan Commercial Expo 2025 merupakan bagian penting dari transformasi pengelolaan area komersial bandara menuju standar global.

“Dari ratusan perusahaan yang mendaftar, sebanyak 76 perusahaan telah melalui proses kurasi dan mendapatkan kesempatan emas untuk berpartisipasi dalam forum ini,” ujarnya.

Tahun ini, InJourney Airports secara khusus menawarkan tiga kategori utama kepada para calon mitra usaha:

• Area komersial (ruang usaha): 170+ unit yang tersebar di 16 bandara

• Titik periklanan: 500+ titik iklan di 15 bandara strategis

• Lahan komersial: 30+ unit lahan di luar kawasan bandara yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia

Expo ini dihadiri oleh pelaku industri dari berbagai sektor, termasuk ritel, food & beverage (F&B), layanan penumpang, periklanan, hingga pengembang properti.

Direktur Komersial InJourney Airports, M. Rizal Pahlevi, menjelaskan bahwa seluruh calon mitra diberikan akses penuh terhadap informasi ruang usaha dan lahan yang ditawarkan.

“Penawaran diajukan secara daring dan langsung ditindaklanjuti melalui sesi one-on-one meeting. Hasil seleksi diumumkan pada hari yang sama dan mitra yang terpilih dapat langsung melanjutkan ke proses pemesanan,” ujar Rizal.

Untuk menarik partisipasi aktif dan mendukung pertumbuhan usaha mitra, InJourney Airports juga menghadirkan beragam insentif menarik bagi ruang usaha komersial di bandara, antara lain: diskon Minimum Monthly Guarantee (MMG) hingga 50%.