Direktur Sido Muncul Dr (HC) Irwan Hidayat didampingi Marion Jola yang didaulat sebagai Brand Ambassador terbaru Kuku Bima Energi Indonesia, dan Bravilio Pazcal C. Tambaip yang mendampingi dalam iklan TV terbaru versi Kuku Bima Energi Indonesia dengan mengangkat pesona destinasi Labuan Bajo, NTT
JAKARTA – Direktur Sido Muncul Dr (HC) Irwan Hidayat berharap Indonesia bisa menjadi negara kaya pada 2029 atau tepatnya lima tahun mendatang. Irwan optimistis hal itu bisa dilakukan.
“Saya berharap Indonesia kaya dalam waktu lima tahun. Jadi 2029 sudah harus kaya, itu harapan saya, tidak boleh lama-lama. Ya jangan 2045 lah. Tapi 2029,” ujar Irwan Hidayat kepada media usai peluncuran iklan terbaru versi Kuku Bima Energi Indonesia pada Selasa, 25 Maret 2025.
Iklan tersebut mengangkat pesona keindahan alam dan pariwisata Labuan Bajo, Komodo, Manggarai Barat, NTT.
Irwan berpandangan Indonesia bisa lebih cepat waktunya menjadi negeri kaya karena kekayaan alamnya yang melimpah dari tanah, air, musim, budaya, dan sumber daya alam lainnya serta sumber daya manusianya.
“Jadi kalau ngga bisa kaya dalam waktu lima tahun. Lha ya aneh saja. Masa kalah sama Singapura yang hanya butuh 10 tahun sejak merdeka tahun 1965 untuk menjadi negara kaya dan maju. Sekalipun sebagai negara yang miskin dengan sumber daya alam, tapi sangat maju dalam perdagangan dan industri,” bebernya.
Maka menurut Irwan bisa kelamaan jika harus sampai menunggu tahun 2045.
“Indonesia kaya itu harus bisa tercapai di 2029. Jadi kalau dicita-citakan 2045 adalah Tahun Emas. Maka, tetap sudah kaya kan,” ucap Irwan
Hal tersebut diyakininya setelah melihat langsung potensi yang ada di tanah air. Dalam hal ini dengan banyaknya destinasi atau objek wisata yang menampilkan keindahan alam Indonesia yang menjadi magnet bagi wisatawan dalam negeri maupun mancanegara untuk datang berkunjung.
Sebagai pengusaha dan pecinta pariwisata, Irwan pun tidak hanya datang cukup berwisata saja. Namun dia juga turut mempromosikan keindahan alam dan pesona eksotis destinasi yang ada di Indonesia.
Yakni melalui iklan produk Sido Muncul. Salah satunya adalah Kuku Bima Energi yang turut menampilkan keindahan alam Indonesia dari Papua hingga Pulau Komodo dan Labuan Bajo, NTT, jauh sebelum destinasi pariwisata tersebut dikenal luas dan makin populer seperti saat ini.
Sebelumnya, iklan pariwisata dengan versi “Ayo ke Labuan Bajo”, telah lebih dulu rilis dan mampu men-trigger kunjungan wisatawan ke Pulau Flores bertambah lebih banyak, khususnya wisatawan luar negeri.
Lalu di tahun ini produk unggulan Sido Muncul, yang tak lain adalah Kuku Bima, kembali meluncurkan iklan terbaru versi “Kuku Bima Energi Indonesia” dengan mengangkat keindahan alam dan pariwisata di Labuan Bajo terkini.
Peluncuran TVC Kuku Bima Energi Indonesia terbaru berlangsung hangat dan meriah di House of Jamu, Cipete, Jakarta, dihadiri langsung Irwan Hidayat dan putrinya Maria Hidayat, serta Marion Jola yang didaulat sebagai Brand Ambassador terbaru Kuku Bima Energi Indonesia, dan Bravilio Pazcal C. Tambaip.
Penyanyi jebolan Indonesia Idol, Marion Jola dianggap sangat tepat dan pas sebagai Brand Ambassador terbaru Kuku Bima karena berasal dari tempat yang sama NTT. Juga selain cantik dan eksotis, Marion mencerminkan sosok perempuan yang berani, tangguh penuh optimisme sebagai anak muda, anak bangsa untuk menyongsong Indonesia Kaya.
Seperti diketahui sejak Maret 2010, Sido Muncul telah lima kali membuat iklan dengan mempromosikan pesona Labuan Bajo bersama sederet Brand Ambassador mulai dari mendiang Donny Kesuma, Chris John, Ade Rai, Rieke Diah Pitaloka, Shanti, Olga Lidya, hingga Denada Tambunan.
Pengambilan gambar dilakukan di berbagai destinasi wisata di NTT, seperti Labuan Bajo, Danau Kelimutu, Kampung Todo, Ende, Manta Point, Bukit Padar, dan Golo Pancasila
Selain menampilkan keindahan alam NTT, iklan ini juga menampilkan sejarah lahirnya Pancasila, Rumah Adat Desa Wae Rebo, Tarian Caci dan kain tenun Songke Manggarai.
Peluncuran iklan Kuku Bima kali ini dibuka dengan Tari Jai khas Suku Ngada NTT, dilanjutkan dengan panel talk bersama Irwan Hidayat, Marion Jola, dan yang juga menjadi salah satu Brand Ambassador Kuku Bima.
Selain itu, juga ada seni instalasi yang memamerkan beragam jenis kain khas NTT.
Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat mengatakan peluncuran iklan ini bertujuan untuk mempromosikan keindahan alam Labuan Bajo kepada masyarakat luas, serta memperkenalkan kekayaan budaya dan sejarahnya.

“Setelah 15 tahun, kami kembali lagi. Kami sudah lima kali membuat iklan di Labuan Bajo, dari tahun 2010, 2017, 2024, dan terakhir di tahun 2025. Produknya tetap sama, salah satunya Kuku Bima. Dalam iklan ini, kami ingin menampilkan keindahan Labuan Bajo, Ende, hingga Ngada sebagai pulau-pulau yang eksotis. Dengan kekayaan alam dan potensi pariwisata di Indonesia yang memikat, kami berharap bisa menuju Indonesia Emas 2029,” tutur Sang Kreator dibalik suksesnya iklan Sido Muncul.
“Selain memperkenalkan keindahan pariwisata Flores, kami juga ingin menekankan bahwa Flores memiliki tempat bersejarah di Ende, tempat lahirnya Pancasila. Pancasila ini bukan hanya dasar negara, tetapi juga sesuatu yang menyatukan kita dan dikagumi oleh dunia. Kami ingin masyarakat Indonesia tahu bahwa di Ende, Flores, lahirlah gagasan besar ini,” beber Irwan.
Lebih lanjut, Irwan mengatakan, tahun 2025 pihaknya membuat iklan di Labuan Bajo, karena supaya semakin banyak orang yang datang ke Labuan Bajo.
“Salah satu pemikiran saya yaitu Labuan Bajo, NTT adalah tempat yang sangat indah. Ketika Bung Karno dibuang ke Ende, dia terinspirasi untuk menggali tentang Pancasila. Sehingga saya buat iklan ini juga untuk mengingatkan hal itu (sejarah). Indonesia ini negara yang begitu banyak etnis, begitu banyak bahasa, ribuan kepulauan. Tapi masih menjadi Indonesia, itu karena apa. Itu karena Pancasila,” jelas influencer ini.
Irwan mengaku dari perjalanan di beberapa daerah di Indonesia ini. Lalu dia berpikir bahwa memang kebudayaan di daerah-daerah itu harus dikembangkan dengan baik.
“Harus menjadi kehidupan kita. Sebab jika tidak, akan hilang karena pengaruh dari luar. Pokoknya saya berpikiran bahwa kebudayaan Flores, Maluku, Papua, Jawa, Bali, Sunda, Kalimantan dan lainnya, semuanya itu justru yang akan menjadikan Indonesia sebagai tempat wisata yang paling hebat di dunia,” terangnya.
Karena itu Irwan berharap bahwa budaya daerah di Indonesia itu harus dipertahankan. Seperti tari-tariannya, bahasanya, cara makan, cara berpakaian dan seterusnya. Itu adalah salah satu kekayaan yang tidak ada duanya.
“Biasanya turis selalu datang karena kebudayaannya. Bukan karena apa-apanya. Justru karena penghargaan kebudayaannya. Maka iklan ini sebenarnya iklan istimewa yah. Karena di dalamnya ada mengingatkan kita semua bahwa Flores itu adalah tempat dimana Bung Karno terinspirasi Pancasila pertama kali. Maka dari itu, iklan ini mudah-mudahan bukan saja mengiklankan Labuan Bajo, Flores tempat wisata. Tetapi juga mengingatkan masyarakat atau mungkin memberikan informasi dan menginspirasi bahwa di tempat ini telah lahir Pancasila,” jelas Irwan, Sulung dari 5 bersaudara generasi kedua Sido Muncul (Irwan Hidayat, J Sofjan Hidajat, Johan Hidayat, Sandra Hidayat, David Hidayat)
“Mudah-mudahan iklan ini memberi dan membawa manfaat bagi kita semua. Seperti yang menjadi niat kami di dalam berbisnis adalah memberi kontribusi. Bisnis kami harus memberi kontribusi dan harus bermanfaat,” imbuhnya.
Saat ditanya kenapa memilih tema pariwisata? Irwan mengatakan ia meyakini kalau pariwisata itu bisa membantu membangun perekonomian yang lebih baik dan tidak merusak lingkungan. Justru menjaga lingkungan lestari.
Irwan menyebutkan pariwisata di Labuan Bajo meningkat. Tahun lalu tercatat sekitar 900 ribu wisatawan.
“Waktu pertama kali tahun 2010 itu 17 ribu wisatawan sudah berkunjung ke sini. Dan kali ini temanya mengajak ke Labuan Bajo disamping itu juga mengingatkan bahwa Labuan Bajo ini adalah tempat lahirnya ide Pancasila. Ketika Bung Karno di dalam pengasingannya di Kota Ende,” ujarnya.
Adapun tema iklan Kuku Bima Energi yang ditampilkan, jelas Irwan, temanya adalah Indonesia Berenergi.

Pengambilan gambar atau syuting iklan TVC Kuku Bima Energi Indonesia di berbagai destinasi wisata di NTT, seperti Labuan Bajo, Danau Kelimutu, Kampung Todo, Ende, Manta Point, Bukit Padar, dan Golo Pancasila, tempat lahirnya Pancasila (foto ist)
“Indonesia ini pariwisatanya adalah God Made atau buatan Tuhan semuanya. Bukan buatan manusia atau Men Made. Sehingga dari sini, semoga pariwisata Indonesia tambah maju. Rakyat kita tambah makmur dari pariwisata dan lingkungannya semakin hari semakin lebih baik,” pungkas Irwan yang juga dikenal sebagai sociopreneur ini.
Sementara itu, Marion Jola, mengatakan dirinya sebagai orang NTT sangat bersyukur dan bangga karena pesona dan keindahan Labuan Bajo.
“Labuan Bajo indah dan cantik. Tidak hanya tempatnya saja, orangnya juga cantik-cantik dan ramah-ramah. Semoga semakin banyak tamu dari luar negeri dan dalam negeri yang berkunjung ke Labuan Bajo,” ungkapnya.
Marion juga bercerita pengalamannya yang paling berkesan selama proses pembuatan iklan Kuku Bima ini.
“Hari pertama kita mendaki Bukit Padar. Itu sangat indah sekali. Hari pertama langsung mendaki. Benar-benar rosa banget,” ucap Marion.
Sementara koleganya, Bravilio Pazcal C. Tambaip mengaku dirinya baru pertama kali ini ke Labuan Bajo.
“Dan disana sudah bagus banget dan keren sepanjang mata memandang. Sangat luar biasa. Pemandangannya indah. Dari proyek oni semakin memperlihatkan bagaimana keindahan seluruh Indonesia, terutama di Indonesia Timur,” ujarnya.
Penghargaan dari Pemkab Manggarai Barat
Tak bisa dipungkiri, dukungan Sido Muncul melalui iklan Kuku Bima telah berkontribusi meningkatkan pertumbuhan pariwisata di Labuan Bajo hingga saat ini.
Berkat konsistensi Sido Muncul dalam mengajak wisatawan untuk datang ke Labuan Bajo, pada tahun 2024, Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat memberikan penghargaan kepada Sido Muncul. Hal itu sebagai bentuk apresiasi karena telah mempromosikan pariwisata di Labuan Bajo melalui pembuatan iklan pariwisata yang dipublikasikan di beberapa stasiun TV nasional.
“Waktu itu idenya sebetulnya dimulai dari Papua kemudian Labuan Bajo ini yang kelima. Dan kali ini karena menjadi momen di tahun istimewa, juga mendapat penghargaan dari Bupati Manggarai Barat. Maka saya berjanji untuk membuat iklan lagi di tahun 2025 ini. Pesan yang ingin disampaikan dalam iklan Kuku Bima ini adalah mengajak orang pergi berkunjung, tinggal dan menikmati keindahan Labuan Bajo,” pungkas Irwan.
