Sinar Mas Land menghadirkan Ruby at The Ridge di Kawasan Harvest City yang mengusung konsep New Luxurious Design dengan gaya arsitektur American Classic di kawasan Cileungsi-Cibubur, Jawa Barat. Klaster Ruby at The Ridge dibangun 147 unit di atas lahan seluas 3,1 hektare yang dipasarkan dengan harga mulai dari Rp1,3 miliar. (foto ist)

 

CIBUBUR – Pasar rumah tapak di kawasan Jabodetabek masih menunjukkan daya tahan positif sepanjang 2026, dengan kawasan sub-urban menjadi salah satu penopang utama permintaan hunian. Berdasarkan riset Leads Property, penjualan rumah tapak di Jabodetabek mencapai 2.585 unit pada kuartal II 2026, dengan tingkat penjualan (sales rate) sebesar 93,7%. 

Leads Property juga memproyeksikan permintaan rumah tapak di Jabodetabek hingga akhir 2026 berada pada kisaran 12.000–13.000 unit, menunjukkan bahwa kebutuhan terhadap hunian tapak masih tetap terjaga di tengah konsumen yang semakin selektif dalam menentukan produk berdasarkan harga, aksesibilitas, serta fasilitas yang ditawarkan.

Tren tersebut turut membuka peluang bagi kawasan sub-urban di wilayah timur Jabodetabek, termasuk Cileungsi, Kabupaten Bogor, yang menawarkan alternatif hunian dengan dukungan konektivitas dan perkembangan kawasan. 

Menjawab kebutuhan masyarakat terhadap hunian yang tidak hanya mempertimbangkan lokasi dan fungsi, tetapi juga desain serta kualitas lingkungan tempat tinggal, Sinar Mas Land menghadirkan Ruby at The Ridge di Kawasan Harvest City. Klaster terbaru yang mengusung konsep New Luxurious Design dengan gaya arsitektur American Classic di kawasan Cileungsi─Cibubur, Jawa Barat.

Sinar Mas Land menghadirkan Ruby at The Ridge di Kawasan Harvest City yang mengusung konsep New Luxurious Design dengan gaya arsitektur American Classic di kawasan Cileungsi-Cibubur, Jawa Barat. Klaster Ruby at The Ridge dibangun 147 unit di atas lahan seluas 3,1 hektare yang dipasarkan dengan harga mulai dari Rp1,3 miliar. (foto ist)

Gaya hunian American Classic pada Ruby at The Ridge ditampilkan melalui fasad yang proporsional, garis bangunan yang tegas, serta elemen desain yang elegan dan timeless. 

Karakter tersebut diperkuat dengan atap berwarna hitam sebagai signature element yang memberikan kesan tegas pada siluet bangunan. Sementara bukaan jendela yang lebar dirancang untuk memaksimalkan masuknya cahaya alami sehingga menciptakan kesan ruang yang lebih terang, lapang, serta terhubung dengan lingkungan sekitar.

Deputy Group CEO Strategic Development and Assets Sinar Mas Land, Herry Hendarta, mengatakan, kehadiran Ruby at The Ridge merupakan bagian dari upaya Harvest City dalam menghadirkan pilihan hunian yang memadukan karakter desain, kenyamanan, aksesibilitas, serta lingkungan yang asri bagi keluarga modern. 

“Kami melihat bahwa preferensi konsumen terhadap hunian terus berkembang. Rumah kini tidak hanya sebagai tempat tinggal, tetapi juga sebagai bagian dari gaya hidup dan cerminan karakter penghuninya,” ujarnya, Kamis (3/9/2026).

“Karena itu, kami menghadirkan klaster dengan konsep American Classic yang memiliki karakter arsitektur kuat, namun tetap mengutamakan kenyamanan dan kebutuhan ruang keluarga. Klaster Ruby at The Ridge dibangun 147 unit di atas lahan seluas 3,1 hektare yang dipasarkan dengan harga mulai dari Rp 1,3 miliar,” imbuh Herry Hendarta.

Ruby at The Ridge menawarkan dua pilihan tipe hunian, yaitu Tipe 6 dan Tipe 7, yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan ruang keluarga dengan karakter dan luas hunian yang berbeda. Tipe 6 memiliki luas tanah 78 m² dan luas bangunan 91 m², dilengkapi dengan 3+1 kamar tidur, dua kamar mandi, serta satu carport. 

Sementara itu, Tipe 7 memiliki luas tanah 105 m² dan luas bangunan 106 m², dengan fasilitas 3+1 kamar tidur, tiga kamar mandi, serta dua carport. 

Kenyamanan penghuni juga didukung oleh sejumlah fasilitas kawasan, antara lain underground utility yang menjaga kerapian dan estetika lingkungan. Ridge Club House sebagai fasilitas penunjang aktivitas dan rekreasi penghuni. Serta CCTV lingkungan untuk mendukung sistem keamanan dan one gate system yang mendukung pengendalian akses keluar-masuk kawasan secara lebih terkontrol.

Sebagai kawasan township yang dikembangkan di atas lahan seluas 1.400 hektare, Harvest City menawarkan lingkungan hunian yang didukung oleh konektivitas menuju berbagai kawasan di sekitarnya.  

Berlokasi di Cileungsi, Kabupaten Bogor, kawasan ini memiliki akses yang terhubung dengan sejumlah gerbang tol strategis, antara lain Pintu Tol Jatikarya, Pintu Tol Nagrak Kota Wisata, dan Pintu Tol Narogong dari arah selatan, serta Pintu Tol Burangkeng dari arah utara. 

Konektivitas tersebut mendukung mobilitas penghuni menuju berbagai kawasan di sekitar Cibubur, Bekasi, hingga Jakarta, sekaligus memperkuat posisi Harvest City sebagai kawasan township yang memadukan lingkungan hunian, aksesibilitas, serta fasilitas kawasan dalam satu ekosistem yang mendukung kebutuhan keluarga modern.(*)