Pesawat COMAC C909 TransNusa (foto ist)

JAKARTA – PT TransNusa Aviation Mandiri (TransNusa) memperluas konektivitas dari Lampung melalui pembukaan dua rute penerbangan baru yang menghubungkan Bandar Udara Internasional Radin Inten II dengan Jakarta dan Kuala Lumpur.  

Melalui rute Lampung–Kuala Lumpur, TransNusa menjadi satu-satunya maskapai yang menyediakan penerbangan langsung antara Lampung dan Kuala Lumpur, sementara layanan Jakarta–Lampung akan beroperasi hingga tiga kali sehari.

Kedua rute tersebut mulai beroperasi pada 24 Agustus 2026, menghadirkan pilihan perjalanan baru bagi masyarakat Lampung, mulai dari akses langsung ke jaringan internasional melalui Kuala Lumpur hingga konektivitas yang lebih fleksibel menuju Jakarta. 

Kehadiran rute internasional ini juga menandai dimulainya operasional penerbangan internasional reguler dari Bandara Internasional Radin Inten II, yang telah dipersiapkan dengan berbagai fasilitas pendukung layanan internasional sebagai bagian dari penguatan konektivitas udara Provinsi Lampung.

Pembukaan dua rute baru tersebut menjadi bagian dari langkah TransNusa dalam memperluas konektivitas udara dari Lampung. Melalui penerbangan langsung menuju Kuala Lumpur dan layanan penerbangan yang lebih sering menuju Jakarta, masyarakat Lampung kini memiliki lebih banyak pilihan untuk melakukan perjalanan tanpa harus bergantung pada akses dari kota lain.

Pengembangan konektivitas tersebut juga sejalan dengan upaya menjadikan Bandara Internasional Radin Inten II sebagai gerbang udara internasional di Sumatra bagian selatan.

Didukung kesiapan infrastruktur, fasilitas penerbangan internasional, serta kapasitas terminal yang mampu melayani hingga 735 penumpang per jam, bandara ini siap mendukung operasional armada COMAC C909 sekaligus mengakomodasi peningkatan mobilitas penumpang domestik maupun internasional.

Chief Executive Officer TransNusa Group, Datuk Bernard Francis, mengatakan bahwa pembukaan kedua rute baru ini merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk menghadirkan jaringan penerbangan yang semakin terintegrasi serta mendukung pertumbuhan ekonomi dan pariwisata di Lampung maupun wilayah Sumatra secara lebih luas.

“Pembukaan rute Lampung–Kuala Lumpur menjadi langkah penting dalam memperluas akses masyarakat Lampung terhadap konektivitas internasional,” ujarnya, Rabu (29/7/2026).

Dengan adanya penerbangan langsung setiap hari, masyarakat kini memiliki pilihan perjalanan yang lebih mudah dan efisien untuk terhubung dengan Malaysia maupun berbagai destinasi lainnya melalui Kuala Lumpur. 

“Di saat yang sama, kehadiran rute Jakarta–Lampung memperkuat konektivitas domestik dan mendukung terbentuknya jaringan penerbangan yang lebih terintegrasi dari Lampung,” ujar Datuk Bernard.