Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo (kedua dari kiri) didampingi Direktur Retail & Niaga PLN, Adi Priyanto (kiri), EVP Penjualan dan Pelayanan Pelanggan PLN, Joni (kedua dari kanan) dan General Manager PLN UID Banten, Muhammad Joharifin (kanan) ketika mengecek langsung layanan EV-TAP atau sistem pembayaran kartu uang elektronik di SPKLU Rest Area KM 43 Tol Jakarta-Merak pada Senin (16/3/2026). foto PLN
TANGERANG – PT PLN (Persero) menyiagakan sebanyak 4.769 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang tersebar di seluruh penjuru negeri guna melayani pemudik kendaraan listrik (electric vehicle/EV) pada periode Idulfitri 1447 Hijriah.
Kesiapsiagaan tersebut ditinjau langsung oleh Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo saat mengecek SPKLU, salah satunya di Rest Area KM 43A, Tangerang, Banten, Senin (16/3/2026).
Peninjauan ini dilakukan untuk menyiagakan seluruh infrastruktur pengisian daya kendaraan listrik di jalur strategis beroperasi optimal dalam menghadapi potensi peningkatan mobilitas masyarakat selama arus mudik Lebaran tahun ini.
“Kami all out mengupayakan seluruh SPKLU dalam posisi siap dan prima untuk melayani animo pemudik EV tahun ini. Dengan jaringan pengisian daya yang semakin luas, pengguna kendaraan listrik kini dapat melakukan perjalanan mudik jarak jauh dengan lebih nyaman dan tanpa kekhawatiran,” ujar Darmawan.
Sementara itu, khusus di jalur mudik Sumatra, Jawa, dan Bali, PLN menyiapkan 1.681 unit SPKLU di 994 titik lokasi yang tersebar di sepanjang rute perjalanan masyarakat.
Dari jumlah tersebut, 284 unit SPKLU berada di 99 lokasi ruas jalan tol, sementara 1.203 unit lainnya tersebar di 777 lokasi jalur non-tol yang juga menjadi jalur utama perjalanan mudik.
Kesiapan infrastruktur tersebut turut didukung oleh lebih dari 5.000 personel siaga yang bertugas memastikan operasional SPKLU berjalan optimal sekaligus memberikan dukungan layanan kepada pengguna kendaraan listrik selama periode mudik.
Sebagai langkah antisipasi tambahan, PLN juga menyiapkan 15 unit SPKLU Mobile yang disiagakan di sejumlah titik exit tol. Fasilitas ini disiapkan untuk membantu pengguna kendaraan listrik yang membutuhkan pengisian daya darurat selama perjalanan.
