Ilustrasi pemudik EV saat melakukan pengisian daya di Rest Area KM 228A Tol Kanci-Pejagan. Pada siaga Ramadan dan Idulfitri 2026, PLN telah menyiapkan SPKLU sebanyak 1.681 unit di 994 titik sepanjang jalur mudik Sumatra – Jawa – Bali baik ruas tol maupun non-tol, dengan rata-rata jarak antar SPKLU sekitar 22 kilometer (km). foto PLN
JAKARTA – Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menyampaikan bahwa PLN siap mendukung arahan Pemerintah dengan memastikan sistem kelistrikan nasional dalam kondisi aman dan terkendali.
Secara nasional, beban puncak selama periode Ramadan dan Idulfitri (RAFI) 2026 diproyeksikan mencapai 47,20 gigawatt (GW), dengan daya mampu pasok pembangkit yang mencukupi sebesar 51,61 GW, sehingga terdapat cadangan daya sebesar 4,41 GW atau sekitar 9,3 persen.
Untuk menjaga keandalan pasokan listrik, PLN juga menyiagakan sekitar 72 ribu personel yang bertugas di 4.137 posko siaga, dengan dibekali berbagai peralatan pendukung, seperti 2.005 unit genset, 773 unit Uninteruptible Power Supply (UPS), 1.349 Unit Gardu Bergerak (UGB), 429 unit truk crane, 4.901 unit Mobil Operasional dan 4.594 unit Motor Operasional.
“Kami tidak hanya menjaga pasokan listrik secara agregat nasional, tetapi juga memastikan setiap sistem dan subsistem kelistrikan hingga ke level regional dan lokal dalam kondisi yang aman dan andal,” ujar Darmawan di acara pembukaan Posko Nasional Sektor Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk periode Ramadan dan Idulfitri (RAFI) 2026, di Jakarta Kamis (12/3/2026).
Darmawan mengungkapkan, PLN juga menyediakan 1.681 unit SPKLU di 994 lokasi sepanjang jalur mudik utama Trans Sumatra–Jawa–Bali, meningkat sekitar 1,7 kali lipat dibandingkan periode Idulfitri 2025.
“Kami memastikan seluruh infrastruktur pengisian daya siap mendukung kebutuhan pemudik kendaraan listrik, sehingga perjalanan dapat berlangsung aman dan nyaman. Tak hanya di jalur utama mudik, secara nasional PLN bersama mitra telah menyiapkan 4.769 unit SPKLU yang tersebar di 3.097 titik strategis di seluruh Indonesia,” jelas Darmawan.
Untuk memastikan layanan kendaraan listrik berjalan lancar, PLN juga menyiapkan 15 unit SPKLU Mobile serta lebih dari 5.000 personel yang bersiaga selama 24 jam.
Pemudik juga dapat memanfaatkan fitur layanan digital melalui aplikasi PLN Mobile, seperti Trip Planner untuk mengetahui lokasi SPKLU sepanjang rute perjalanan dan AntreEV untuk memantau antrean pengisian daya secara real time.
“Bagi pengguna kendaraan listrik yang membutuhkan bantuan, cukup melapor melalui aplikasi PLN Mobile atau hotline layanan SPKLU melalui nomor WhatsApp 087-77-1112-123, yang bisa diakses selama 24 jam,” pungkas Darmawan.
