foto ist
Budapest – Produk makanan dan minuman (mamin) serta produk dari sektor hotel, restoran, dan katering (horeka) Indonesia berhasil mencatatkan potensi transaksi sebesar USD 1,41 juta atau setara Rp23,79 miliar pada pameran SIRHA Budapest 2026.
Pameran tersebut diselenggarakan pada 3–5 Maret 2026 di Hungexpo Budapest Congress & Exhibition Center, Budapest, Hungaria.
Kepala Indonesia Trade Promotion Centre (ITPC) Budapest Suci Mahanani mengatakan, capaian potensi transaksi tersebut menunjukkan produk Indonesia sangat diminati pengunjung pameran, terutama yang berasal dari Kawasan Eropa Tengah dan Timur (ETT). Situasi ini sekaligus menunjukkan kuatnya daya saing produk Indonesia di pasar ETT.
“Pasar di kawasan ETT memiliki minat yang sangat tinggi terhadap produk Indonesia. Paviliun Indonesia mampu mencatatkan potensi transaksi yang membanggakan meskipun situasi geopolitik di Ukraina dan Timur Tengah sedang menantang,” ujarnya.
Sepanjang tiga hari penyelenggaraan pameran, Paviliun Indonesia dikunjungi oleh lebih dari 27.000 orang dari berbagai negara, di antaranya, yaitu Slovakia, Kroasia, Ceko, Polandia, Jerman, Portugal, dan Prancis.
Partisipasi Indonesia melalui stan Paviliun Indonesia seluas 105 m² menghadirkan produk-produk dari tujuh pelaku usaha. Lima diantaranya merupakan pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) hasil kurasi program yang diinisiasi Kemendag RI, yakni UMKM Berani Inovasi, Siap Adaptasi Ekspor (UMKM BISA Ekspor).
Pelaku usaha yang hadir pada pameran, yakni PT Mayora Indah Tbk dengan produk makanan dan minuman olahan, PT Maxindo Karya Anugerah dengan produk makanan ringan, PT Adarasa Putra Jaya dengan produk minuman herbal, dan PT Java Spices dengan produk aneka rempah dan minuman teh seduh premium.
Selain itu, juga hadir PT Persatuone Komoditas Indonesia dengan produk kakao dan kopi, PT Cahaya Desa Ekspor Indonesia dengan produk vanila dan turunannya, serta PT CMN Internasional Indonesia dengan produk kontainer plastik premium.
Keikutsertaan Indonesia pada SIRHA Budapest 2026 merupakan sinergi Kementerian Perdagangan RI melalui Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional, ITPC Budapest, dan Kedutaan Besar RI Budapest
“Kami mengapresiasi antusiasme pelaku usaha yang hadir langsung dari tanah air. Harapannya, pameran ini membangun jejaring bisnis berkelanjutan antara pelaku usaha Indonesia dengan buyer di Hungaria maupun kawasan Eropa Tengah secara luas,” ujar Duta Besar RI untuk Hungaria Penny D. Herasati saat membuka Paviliun Indonesia.
