Petugas PLN melakukan pengecekan di salah satu unit PLTD Krueng Raya di Kabupaten Aceh Besar. (foto PLN)

 

ACEH BESAR – PT PLN (Persero) melalui anak usahanya, PLN Nusa Daya berhasil mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) Nusa Daya Krueng Raya berkapasitas 15 Megawatt (MW) di Kabupaten Aceh Besar pada Selasa, (23/12/2025) untuk menambah pasokan listrik Banda Aceh. 

Penambahan pasokan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya penguatan sistem kelistrikan pascabencana di Banda Aceh sekaligus menyambut momen Nataru dan Bulan Ramadan.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menyampaikan bahwa pengoperasian PLTD Krueng Raya merupakan bagian dari langkah PLN untuk memastikan pemulihan kelistrikan di Banda Aceh berlangsung tuntas dan berkelanjutan pascabencana.

“Kehadiran PLTD ini menjadi bagian dari langkah strategis PLN untuk mempercepat pemulihan sistem kelistrikan. Pascabencana, kami terus bergerak agar kebutuhan dasar masyarakat segera terpenuhi dan aktivitas sosial maupun perekonomian dapat kembali berjalan normal,” ujarnya, Rabu (24/12/2025).

Darmawan menambahkan, keberhasilan pengoperasian pembangkit ini tidak lepas dari kerja keras seluruh tim PLN di lapangan yang bekerja siang dan malam, serta dukungan berbagai pihak mulai dari Pemerintah Daerah, TNI, Polri, dan masyarakat dalam proses pemulihan.

“Kami menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada pemerintah daerah, TNI, Polri, dan masyarakat yang terus bersinergi dengan PLN, sehingga progres recovery bisa berjalan baik. PLN akan terus memastikan sistem kelistrikan tetap aman, andal, dan siap mendukung kebutuhan masyarakat,” ujar Darmawan.

Sementara itu Direktur Manajemen Pembangkitan PLN, Rizal Calvary Marimbo, mengatakan, dengan beroperasinya PLTD Krueng Raya, kelistrikan Banda Aceh kini ditopang oleh beberapa pembangkit dengan total pasokan daya 32 MW. 

“Listrik ini dipasok oleh PLTD Lueng Bata existing milik PLN Nusantara Power berkapasitas 7 MW dan backup pasokan dari PLN Nusa Daya sebesar 25 MW yang terdiri dari 10 MW di PLTD Lueng Bata dan 15 MW di PLTD Krueng Raya,” ujarnya.