foto ist
JAKARTA – Penyelenggaraan Angkutan Motor Gratis dengan Kereta Api (Motis) pada masa Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 resmi dimulai.
Program yang diinisiasi oleh Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan tersebut diawali dengan pelepasan keberangkatan perdana dari Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Selasa (23/12/2025).
Acara tersebut dihadiri Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi dan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo.
Pada hari pertama pelaksanaan, layanan Motis melayani 509 penumpang, dengan rincian 437 orang berangkat dari arah Jakarta menuju Stasiun Semarang Tawang dan Stasiun Purwosari, serta 72 orang dari arah sebaliknya.
Bersamaan dengan itu, sebanyak 357 sepeda motor diangkut menggunakan layanan kereta api. Program Motis Nataru 2025/2026 dijadwalkan berlangsung hingga 5 Januari 2026.
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan bahwa program Motis merupakan bagian dari kehadiran pemerintah dalam penyelenggaraan angkutan Natal dan Tahun Baru guna memberikan alternatif perjalanan yang lebih efisien dan terjangkau bagi masyarakat.
“Program ini adalah bagian dari kehadiran pemerintah dalam penyelenggaraan angkutan Natal dan Tahun Baru. Program ini dihadirkan untuk meringankan biaya masyarakat yang melakukan perjalanan selama Nataru serta mendorong penggunaan angkutan umum,” ujar Menhub Dudy.
Ia menambahkan, sinergi antara KAI dan Kemenhub diharapkan terus diperkuat agar animo masyarakat terhadap program Motis semakin meningkat dan berdampak pada pengurangan penggunaan kendaraan bermotor di jalan selama periode libur akhir tahun.

Dalam kesempatan yang sama, Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo meninjau langsung fasilitas Stasiun Pasar Senen guna memastikan kesiapan pengamanan, kelancaran pelayanan, serta aspek keselamatan masyarakat selama masa libur Nataru. Kapolri juga menyapa penumpang dan meninjau berbagai sarana pelayanan publik di stasiun.
“Di stasiun ini tersedia fasilitas bermain anak, ruang laktasi, layanan kesehatan, serta ketepatan waktu keberangkatan, yang menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat,” kata Kapolri.
Berdasarkan dialog dengan penumpang, Kapolri menyampaikan bahwa kereta api dipilih sebagai moda transportasi karena dinilai nyaman dan tepat waktu.
Dalam kunjungan tersebut, Kapolri juga membagikan goodie bag kepada penumpang serta menyerahkan bingkisan secara simbolis kepada perwakilan petugas sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dalam pengamanan dan pelayanan.
Sejalan dengan pelaksanaan program tersebut, PT Kereta Api Indonesia (Persero) menegaskan kesiapan penuh sebagai operator dalam mendukung kelancaran Angkutan Motis DJKA Kemenhub, khususnya dari sisi sarana perkeretaapian dan layanan stasiun.
Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin menyampaikan bahwa seluruh sarana yang digunakan telah dipastikan dalam kondisi andal, disertai pengaturan perjalanan kereta, penyiapan petugas layanan, serta pengelolaan arus penumpang dan sepeda motor di stasiun.
“KAI memastikan kesiapan sarana, pengaturan perjalanan kereta api, serta pelayanan di stasiun agar integrasi pengangkutan sepeda motor dan penumpang berjalan tertib dan lancar selama periode Natal dan Tahun Baru,” ujar Bobby.
