foto ist
JAKARTA – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), menggelar pembukaan Sertifikasi Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) di tiga cabangnya, yaitu Bitung, Balikpapan, dan Bajoe, bertempat di Kantor Pusat ASDP, Jakarta, pekan lalu.
Dalam sambutannya, Direktur Teknik dan Fasilitas ASDP Kusnadi C Wijaya menyampaikan bahwa pelaksanaan sertifikasi SMK3 di cabang Bitung, Balikpapan, dan Bajoe merupakan bagian dari komitmen ASDP dalam mewujudkan kepatuhan terhadap Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2012.
“Kepatuhan terhadap regulasi bukan hanya sekadar kewajiban, tetapi juga bagian yang tidak terpisahkan dari proses bisnis kami sebagai BUMN yang bergerak di bidang jasa penyeberangan dan pelabuhan yang terintegrasi dan terpercaya,” ujar Kusnadi.
Corporate Secretary ASDP Shelvy Arifin mengungkapkan kerja sama antara ASDP dengan PT BKI sebagai lembaga audit dalam penerapan SMK3 di ketiga lokasi tersebut merupakan komitmen perusahaan dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman dan sehat, tidak hanya bagi karyawan dan mitra kerja, tetapi juga bagi seluruh masyarakat pengguna jasa pelabuhan dan penyeberangan.
“Keselamatan dan kesehatan kerja adalah kewajiban kami dalam memberikan perlindungan yang terbaik. Kami berharap, langkah ini dapat menginspirasi seluruh perusahaan jasa pelabuhan, baik BUMN maupun swasta, untuk berkomitmen terhadap aspek K3 dan kepatuhan terhadap regulasi yang ada,” ujar Shelvy.
