kredit foto: Dhika Septa Permana/BP BUMN
JAKARTA — BP BUMN dan Danantara mendorong pengembangan industri alutsista dan mobil nasional melalui peningkatan kapasitas produksi, pemanfaatan teknologi terkini, serta penguatan investasi.
Hal tersebut menjadi fokus pertemuan Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Dony Oskaria dengan CTO Danantara Sigit Puji Santosa serta jajaran Direksi PT LEN dan PT Pindad di Wisma Danantara, Jakarta, Kamis (29/10/2026).
Dony menekankan bahwa setiap proyek yang dikembangkan harus menggunakan teknologi terkini dan didukung investasi yang memadai. Indonesia diharapkan tidak hanya menjadi pengikut, tetapi mampu menghadirkan fasilitas produksi dengan kualitas terbaik.
“Apa pun yang kita masuk, kita mesti the latest technology dan kita akan invest gede-gedean. Kita nggak mau cuma jadi follower. Ini akan menjadi satu manufaktur yang terbaik dan the latest technology,” ujar Dony, mengutip dari akun Instagram resmi BP BUMN.
Dony menyampaikan bahwa Danantara akan mendukung pengembangan proyek-proyek tersebut, termasuk melalui peningkatan kapasitas produksi. Dukungan ini diharapkan dapat memperkuat kemampuan perusahaan dalam memenuhi kebutuhan nasional sekaligus memberikan manfaat bagi negara.
“Nanti kita akan support aja semuanya. Ini juga bagus buat Pindad, kan jelas offtake-nya, ada margin-nya, terutama buat negara ya,” ujar Dony.
Selain pengembangan industri alutsista, mobil nasional juga menjadi bagian dari upaya memperkuat kemampuan industri dalam negeri.
Pengembangan tersebut diharapkan didukung teknologi modern dan fasilitas produksi yang berkualitas, sekaligus membuka kesempatan bagi talenta terbaik Indonesia untuk berkarya.
Melalui dukungan investasi dan kolaborasi antarpihak, BP BUMN dan Danantara mendorong peningkatan kapasitas serta kemandirian industri nasional agar semakin mampu memenuhi kebutuhan dalam negeri.
