foto ist/ ASUS di pagelaran Digital Transformation Indonesia
JAKARTA — ASUS terus memperluas jangkauan solusi infrastruktur AI miliknya untuk segmen komersial, enterprise, dan B2B, dengan menghadirkan portofolio server yang mencakup seluruh kebutuhan komputasi, mulai dari rack-scale AI factory berdensitas tinggi hingga desktop AI supercomputer yang dapat digunakan langsung oleh tim pengembang di kantor maupun laboratorium riset.
ASUS AI POD dengan NVIDIA Vera Rubin NVL72: XA VR721-E3
Di lini paling atas, ASUS menghadirkan AI POD berbasis platform NVIDIA Vera Rubin NVL72, dengan sistem rack XA VR721-E3 sebagai andalannya.
Sistem berpendingin cairan penuh (100% liquid-cooled) ini dirancang untuk model AI berparameter triliunan dan operasional AI factory berskala besar milik enterprise maupun penyedia cloud. Keunggulannya mencakup efisiensi inferensi NVFP4 hingga 10x lebih baik per megawatt dibanding NVIDIA Blackwell, penurunan biaya token inferensi hingga 10x, serta bandwidth memori HBM4 2,8x lebih tinggi.
TDP sistem ini mencapai 227kW (MaxP) atau 187kW (MaxQ), menjadikannya solusi bagi perusahaan yang tengah membangun infrastruktur AI generatif skala besar.
ESC8000A-E13P: Server 4U untuk Beban Kerja Enterprise
Untuk kebutuhan enterprise yang lebih fleksibel, ASUS menawarkan ESC8000A-E13P, server 4U berbasis arsitektur NVIDIA MGX dengan dual-processor AMD EPYC™ seri 9005/9004. Server ini mendukung hingga delapan GPU dual-slot termasuk NVIDIA® H200, NVIDIA RTX PRO™ 6000 Blackwell Server Edition, NVIDIA RTX PRO™ 4500 Blackwell Server Edition, maupun AMD Instinct™ MI350P PCIe® Card dengan 24 slot DIMM, lima slot PCIe® 5.0, dan delapan bay NVMe 2,5 inci.
Konfigurasi ini menyasar kebutuhan inferensi enterprise, vision AI, dan visual computing yang umum dijumpai di sektor perbankan, telekomunikasi, dan manufaktur.
RS700A-E13: HGX Rubin dalam Form Factor 2U
Melengkapi lini rack-nya, ASUS menghadirkan RS700A-E13 berbasis platform NVIDIA HGX Rubin dalam form factor 2U. Server ini dirancang untuk mendukung beban kerja pelatihan (training), inferensi, dan post-training AI dengan densitas komputasi tinggi, namun dalam ukuran yang lebih ringkas dibanding sistem rack skala penuh, RS700A-E13 cocok bagi perusahaan yang ingin membangun kapasitas AI internal tanpa investasi infrastruktur rack dengan skala yang besar.
ExpertCenter Pro ET900N G3 dan Ascent GX10: AI Supercomputer untuk Tim Enterprise
Di segmen desktop, ASUS menghadirkan ExpertCenter Pro ET900N G3 yang mengusung NVIDIA® GB300 Grace Blackwell Ultra Desktop Superchip dengan memori koheren hingga 784GB, memungkinkan tim pengembangan internal perusahaan menjalankan pelatihan dan inferensi AI skala besar langsung dari kantor.
Sementara itu, Ascent GX10 hadir sebagai AI supercomputer ultra-kompak bertenaga NVIDIA® GB10 Grace Blackwell Superchip, menawarkan performa komputasi level petaflop dalam bentuk yang cukup digenggam satu tangan, desktop ini menjadi pilihan efisien bagi tim riset dan pengembangan (R&D) korporat yang membutuhkan kapabilitas AI lokal tanpa bergantung sepenuhnya pada cloud.
Komitmen Berkelanjutan di Pasar Indonesia
Langkah ASUS memperkuat lini infrastruktur AI enterprise ini juga tercermin melalui partisipasinya pada gelaran Digital Transformation Indonesia (DTI) Series 2026 di Jakarta International Convention Center (JICC), Senayan, pada Agustus lalu, ajang yang mempertemukan pemerintah, regulator, dan pelaku industri dari 16 sektor strategis dalam upaya mempercepat ekosistem digital nasional.
Kehadiran ASUS pada forum tersebut menjadi salah satu bentuk konsistensi perusahaan dalam mendukung transformasi digital dan kebutuhan infrastruktur AI pada perusahaan-perusahaan di Indonesia, hal ini sejalan dengan portofolio server dan solusi enterprise yang terus diperluas. (rls)
