foto ASDP
SURABAYA – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) kembali mengambil bagian dalam upaya penanganan dampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan mengerahkan konektivitas penyeberangan untuk mendukung mobilisasi bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak.
Sebagai bagian dari kesiapsiagaan perusahaan dalam mendukung penanganan bencana, ASDP menginisiasi pengerahan KMP Inerie II sebagai sarana pengangkutan bantuan dari Surabaya menuju NTT.
Langkah tersebut sejalan pula dengan perhatian dan arahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto agar sarana kapal ferry ASDP dapat dimanfaatkan untuk membantu pengiriman bantuan kepada masyarakat terdampak.
Menindaklanjuti hal tersebut, ASDP mengerahkan KMP Inerie II untuk membawa bantuan kemanusiaan dari Surabaya menuju NTT. Kapal bertolak dari Surabaya pada Rabu (9/9) pukul 14.50 WIB menuju Maumere dan direncanakan tiba pada Jumat (11/9) sekitar pukul 20.00 WITA.
Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Heru Widodo, mengatakan bahwa ASDP siap mengoptimalkan peran dan kapasitas konektivitas yang dimiliki untuk mendukung penanganan kondisi darurat dan membantu mempercepat distribusi bantuan kepada masyarakat terdampak.
“Kami menyambut baik perhatian Bapak Presiden Prabowo Subianto dan segera menindaklanjuti dengan mengerahkan KMP Inerie II untuk membawa bantuan ke Nusa Tenggara Timur,” ujarnya.
“Bagi kami, ini bukan sekadar perjalanan kapal, tetapi bagian dari tanggung jawab kami untuk memastikan konektivitas dapat hadir dan memberikan manfaat ketika masyarakat membutuhkan,” imbuh Heru.
Bantuan yang diangkut KMP Inerie II merupakan berbagai kebutuhan pokok dan kebutuhan sehari-hari bagi masyarakat terdampak bencana.
Bantuan tersebut meliputi beras, mie instan, minyak goreng, gula, air mineral, makanan dan minuman, perlengkapan bayi dan anak, pakaian, selimut, tikar, perlengkapan kebersihan, perlengkapan kesehatan, serta kebutuhan personal lainnya.
