Scott McDonald, CEO British Council, bersama perwakilan SMA Santa Ursula Jakarta yang meraih penghargaan Pemenang Regional Asia Timur dalam kompetisi global Your World ke-11. (foto ist)

Inisiatif “Snap Week” dari SMA Santa Ursula Jakarta berhasil unggul di antara karya video dari berbagai negara di kawasan Asia Timur, termasuk Indonesia, Malaysia, Myanmar, Taiwan, dan Vietnam. Proyek ini menampilkan pendekatan praktis yang dipimpin oleh siswa untuk mengurangi sampah plastik dan mendorong konsumsi yang bertanggung jawab.

JAKARTA – SMA Santa Ursula Jakarta dinobatkan sebagai pemenang regional untuk kawasan Asia Timur dalam kompetisi Your World ke-11.

Kompetisi pembuatan video tingkat global ini diselenggarakan sebagai bagian dari program British Council Partner Schools yang bertujuan untuk mendorong inisiatif siswa dalam mengatasi tantangan keberlanjutan di dunia nyata.

Karya video mereka yang berjudul “Snap Week: Our Solution to Responsible Consumption” berhasil unggul karena ketajaman dalam mengidentifikasi masalah sampah plastik serta penyajian inisiatif SNAP (Say No to All Plastic and Paper Waste) sebagai solusi kreatif yang praktis. 

Proyek ini dinilai terorganisasi dengan baik, menarik secara visual, menyampaikan pesan yang mudah dipahami dan relevan, serta menunjukkan dampak nyata melalui perubahan perilaku yang dapat diamati di lingkungan sekolah.

Kompetisi Your World tahun ini mengusung tema “Smarter Choices, Stronger Futures” yang berfokus pada konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab. Melalui Tantangan Pekan Bebas Sampah (Zero-Waste Week Challenge), para siswa didorong untuk memikirkan kembali kebiasaan sehari-hari dan mengambil tindakan nyata, seperti mengurangi produksi sampah dan menggunakan kembali bahan-bahan yang ada. 

Inisiatif dari SMA Santa Ursula ini berhasil menunjukkan perubahan perilaku siswa yang terukur hanya dalam waktu satu minggu, sekaligus menyajikan solusi yang dapat direplikasi oleh sekolah-sekolah lain di Indonesia.

Indonesia diwakili oleh tiga kandidat yang masuk dalam daftar pendek (shortlist): “Snap Week” oleh SMA Santa Ursula Jakarta, “Website Workshop – IJO IJO” oleh Madrasah Mu’allimin Muhammadiyah, dan “Trace Exhibition Campaign” oleh Sekolah Kristen Immanuel. 

Ketiganya berkompetisi dengan karya-karya dari wilayah Asia Timur lainnya, termasuk Myanmar, Taiwan, dan Vietnam.

Tim SMA Santa Ursula Jakarta bersama siswa lainnya yang mengikuti proyek “SNAP Week: Our Solution to Responsible Consumption” yang berhasil meraih penghargaan Pemenang Regional Asia Timur (foto ist)

Di tingkat global, kompetisi ini menerima 342 pengiriman karya dari 1.710 siswa yang tersebar di 244 sekolah, mencerminkan meningkatnya kepedulian generasi muda terhadap isu-isu keberlanjutan.

Summer Xia, Country Director Indonesia dan Director South East Asia di British Council, mengatakan ini adalah momen yang sangat membanggakan dan bersejarah bagi Indonesia, seiring perayaan kemenangan pertama kita di kawasan Asia Timur dalam kompetisi Your World dari British Council. 

“Hal yang benar-benar menginspirasi bukan hanya gagasan itu sendiri, melainkan bagaimana para siswa ini merealisasikannya secara kolaboratif, berpikir kritis, serta mengatasi tantangan nyata dengan solusi yang praktis,” ujarnya, Kamis (10/6/2026).

“Perjalanan mereka membuktikan bahwa proses belajar jauh melampaui batas ruang kelas; ia menjelma menjadi tindakan, dampak, dan perubahan positif. Ini adalah pengingat kuat bahwa ketika generasi muda dibekali dengan keterampilan dan kesempatan yang tepat, mereka memiliki rasa percaya diri sekaligus kemampuan untuk membentuk masa depan yang lebih berkelanjutan bagi kita semua,” imbuh Summer Xia.

Inisiatif Your World mendukung siswa dalam mengembangkan keterampilan berpikir kritis, kreativitas, dan komunikasi, sekaligus mendorong mereka untuk menerapkan pembelajaran di kelas ke dalam tantangan dunia nyata.

 

Berdaya untuk Memimpin

Sebagai tim pemenang regional Asia Timur, SMA Santa Ursula Jakarta mempresentasikan inisiatif SNAP (Say No to All Plastic and Paper Waste) yang menunjukkan bagaimana aksi kolektif di tingkat sekolah dapat memberikan dampak lingkungan yang terukur. 

Video tersebut merekam momen ketika para siswa mulai mengadopsi kebiasaan baru dan mendokumentasikan perubahan dalam pengurangan sampah, menggambarkan hasil instan serta potensi penerapan yang lebih luas.

Marsha Saputra, perwakilan siswa SMA Santa Ursula Jakarta, menyampaikan awalnya pihaknya fokus mencari solusi untuk sampah yang sudah terlanjur diproduksi. Namun, setelah melalui banyak sesi konsultasi, diskusi, dan revisi, pihaknya menyadari bahwa solusi yang sebenarnya bukanlah mengelola sampah dengan lebih baik, melainkan mencegah sampah tersebut agar tidak tercipta sejak awal. 

“Pergeseran pola pikir itulah yang menjadi ide utama dari proyek kami, yaitu ‘SNAP Week’. Kami berharap proyek kami dapat menginspirasi anak muda lainnya untuk menyadari bahwa tindakan sederhana sekalipun dapat menciptakan perubahan yang berarti,” ujarnya.

Sementara itu, tim pemenang global dari International School of Pakistan di Kuwait mendapat penghargaan atas pendekatan praktis mereka dalam mengurangi sampah melalui perubahan perilaku sehari-hari di sekolah dan di rumah.

Di luar para pemenang utama, karya-karya dari Indonesia dan negara peserta lainnya menyoroti beragam solusi lokal yang relevan dengan tantangan keberlanjutan di wilayah masing-masing—menegaskan peran penting generasi muda yang kian tumbuh dalam menggerakkan aksi penyelamatan lingkungan.

Video “SNAP Week” oleh SMA Santa Ursula dapat disaksikan melalui tautan berikut: https://www.youtube.com/watch?v=ATWJ-7KKseM

Banyak karya dari kompetisi sebelumnya yang kini berkembang menjadi inisiatif jangka panjang di komunitas lokal, memperkuat peran program ini dalam mendukung aksi yang dipimpin oleh pemuda di luar batas kompetisi itu sendiri.

Kompetisi Your World edisi ke-12 akan dibuka pada September 2026. (rls)