foto KAI
JAKARTA – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta menutup masa Angkutan Lebaran 2026 dengan capaian kinerja yang solid.
Di tengah tingginya mobilitas masyarakat, KAI berhasil menjaga operasional tetap aman, lancar, dan terkendali, sekaligus mencatat rekor volume pelanggan tertinggi dalam tiga tahun terakhir.
Selama periode 11 Maret hingga 1 April 2026, KAI Daop 1 Jakarta melayani sebanyak 1.052.403 pelanggan berangkat, terdiri dari 934.831 pelanggan KA jarak jauh dan 117.572 pelanggan KA lokal. Angka tersebut merupakan pelanggan berangkat.
Selama periode tersebut, KAI Daop 1 Jakarta menyediakan total kapasitas 1.083.674 tempat duduk untuk perjalanan kereta api jarak jauh dengan tingkat okupansi mencapai 86%, menunjukkan tingginya pemanfaatan layanan kereta api oleh masyarakat selama masa Angkutan Lebaran.
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menyampaikan bahwa keberhasilan Angkutan Lebaran 2026 merupakan hasil dari kesiapan menyeluruh serta kolaborasi lintas sektor yang solid.
“Keberhasilan Angkutan Lebaran tahun ini tidak terlepas dari kesiapan KAI dalam aspek sarana, prasarana, dan sumber daya manusia. Bersama Kementerian Perhubungan, kami telah melakukan ramp check untuk memastikan seluruh sarana dan prasarana dalam kondisi andal dan layak operasi. Selain itu, KAI juga menyiapkan material siaga, posko Angkutan Lebaran, serta menambah petugas di berbagai lini layanan,” ujar Franoto.
Ia menambahkan, keberhasilan ini juga didukung penuh oleh sinergi dengan berbagai pihak, mulai dari BMKG yang membantu perkiaraan cuaca, pantauan unsur TNI/Polri yang membantu pengamanan di stasiun dan sepanjang jalur, Pramuka yang turut mendukung pelayanan kepada pelanggan, hingga pemerintah daerah dan pemerintah pusat.
“Kolaborasi yang kuat antara KAI, pemerintah, aparat keamanan, dan seluruh stakeholder menjadi kunci utama dalam menjaga kelancaran operasional, termasuk memastikan perjalanan kereta api tetap aman dan tepat waktu,” jelas Franoto.
