ilustrasi pelanggan sedang melakukan pengisian daya kendaraan listrik di rumahnya. Hingga saat ini, total lebih dari 51 ribu pelanggan telah menikmati kemudahan layanan Home Charging Services dari PLN di mana terdapat penambahan 20.053 pelanggan baru pada periode Januari hingga Juni 2025. Jumlah penambahan tersebut naik 239% dibandingkan periode yang sama di tahun 2024 sebanyak 8.358 pelanggan. (foto PLN)
JAKARTA – PT PLN (Persero) berkomitmen terus mendukung akselerasi ekosistem kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) di Indonesia, salah satunya melalui program Home Charging Services (HCS).
Pada Semester I 2025, tercatat penambahan sebanyak 20.053 pelanggan yang telah menikmati layanan HCS atau meningkat 239% dibandingkan dengan periode sebelumnya sebanyak 8.358 pelanggan.
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo mengatakan, peningkatan signifikan pelanggan layanan HCS tersebut memperlihatkan antusiasme dari masyarakat dalam menerapkan gaya hidup berkelanjutan.
Hal ini juga menunjukkan respons positif masyarakat terhadap ketersediaan infrastruktur pendukung EV yang semakin siap melayani para pengguna kendaraan listrik.
“Dengan pertumbuhan EV yang masif. PLN berkomitmen untuk siap sedia membantu masyarakat yang ingin melakukan pengisian daya di rumah dengan mudah melalui layanan Home Charging Services,” ujar Darmawan, Rabu (23/7/2025).
HCS adalah layanan penyediaan dan pemasangan perangkat pengisian daya (home charger) dari PLN yang memungkinkan pemilik kendaraan listrik untuk mengisi daya baterai mobil mereka di rumah.
Melalui layanan HCS aktivitas pengisian daya sehari-hari menjadi lebih nyaman, pemilik EV tidak perlu mencari Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) sehingga memberikan pengalaman yang semakin mudah, praktis, serta efisien.
Darmawan menambahkan, sejak 2021 total lebih dari 51 ribu pelanggan telah menikmati layanan HCS PLN. Sedangkan pada semester I tahun 2025, total konsumsi listrik untuk pengisian daya EV mencapai 57.117 megawatt hour (MWh) atau meningkat 179% jika dibandingkan dengan realisasi periode yang sama di tahun 2024 sebesar 31.880 MWh.
Darmawan melanjutkan, hingga saat ini PLN telah bekerja sama dengan berbagai Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) dari 22 merek mobil listrik dalam pemasangan HCS.
“Selain itu, untuk semakin memudahkan masyarakat menikmati layanan HCS, PLN juga memberikan diskon 50% biaya penyambungan, baik pasang baru maupun tambah daya melalui promo Home Charging Services 2.0.,” pungkasnya.
