The Centre for Policy Development (CPD) meluncurkan laporan terbaru yang menguraikan langkah-langkah praktis bagaimana Indonesia dapat memastikan transisi energi yang inklusif dan adil, pada Senin (16/6/2025). Laporan tersebut menunjukkan bagaimana transisi energi yang efektif dapat mendorong tidak hanya pertumbuhan ekonomi, tetapi juga meningkatkan standar hidup dan membuka peluang bagi semua (foto ist)
JAKARTA – The Centre for Policy Development (CPD), merilis laporan yang berjudul “Powering Prosperity: A framework for a fair and inclusive energy transition in Indonesia” pada Senin (16/6/2025). Laporan ini memetakan peta jalan praktis untuk membantu memastikan transisi energi tidak memberikan dampak buruk, tetapi membuka dan memperkuat peluang ekonomi dan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat.
Laporan tersebut berpendapat agar transisi energi Indonesia berhasil, transisi energi harus lebih dari sekadar mengurangi emisi dan membangun industri baru. Tetapi juga harus menciptakan peluang nyata bagi semua masyarakat untuk mendapatkan manfaat, terutama mereka yang paling berisiko tertinggal.
Laporan ini menguraikan tiga prinsip inti untuk memberikan transisi yang adil:
- Memastikan mereka yang terkena dampak transisi memiliki suara dan akses ke pilihan nyata;
- Melindungi orang dan komunitas yang menghadapi kerentanan agar tidak dibiarkan lebih buruk;
- Memastikan manfaat dan biaya transmisi dibagi secara merata di seluruh masyarakat.
Laporan ini juga menawarkan rekomendasi praktis, termasuk menetapkan visi nasional yang jelas yang didukung oleh peta jalan kebijakan terperinci, menciptakan badan koordinasi nasional untuk membantu mengarahkan upaya, dan mengembangkan penilaian tenaga kerja yang kuat dan strategi pelatihan ulang.
Kolaborasi internasional juga akan sangat penting, terutama untuk mendukung keterlibatan masyarakat dan pengembangan tenaga kerja.
Centre for Policy Development CEO Andrew Hudson mengatakan transisi energi Indonesia berada pada titik balik, dan keberhasilan akan tergantung pada seberapa baik kebijakan mencerminkan kebutuhan masyarakat dan masyarakat.
“Indonesia telah membuat beberapa kemajuan dalam transisi energi, tetapi ujian sebenarnya adalah memastikan bahwa itu bermanfaat bagi semua orang. Pemerintah harus mengatasi dampaknya terhadap rumah tangga, pekerja, dan masyarakat sejak dini. Dengan melakukan ini, ia dapat membangun dukungan publik yang lebih kuat, membuka peluang ekonomi, dan bergerak lebih cepat dan lebih percaya diri menuju tujuan iklimnya,” ujarnya.
Senior Adviser Ruddy Gobel mengatakan laporan itu menunjukkan transisi yang adil tidak hanya dapat dicapai, tetapi sudah dalam jangkauan.
“Kami telah melihat betapa cepatnya Indonesia dapat memobilisasi di sekitar prioritas nasional yang besar. Sekarang kita membutuhkan ambisi yang sama untuk memastikan masyarakat didengar, didukung, dan benar-benar dapat memperoleh manfaat dari transformasi ini,” jelas Ruddy.
“Dengan strategi yang tepat, Indonesia dapat menunjukkan kepada dunia apa yang mungkin terjadi ketika tidak ada yang tertinggal,” pungkasnya.
