JAKARTA – Para petugas menyemprotkan insektisida atau fogging di sejumlah rumah warga di Rw 09 Kelurahan Semper Barat, Jakarta Utara (07/05/2025).

Fogging dilakukan untuk mengendalikan populasi nyamuk, karena banyak warga sudah terpapar penyakit yang dibawa oleh nyamuk. Sejumlah warga sudah terpapar penyakit Chikungunya. 

Pada tanggal 2 Mei 2025 sejumlah petugas Puskesmas mengambil sampel darah dari 15 warga dan hasilnya 13 dari sampel tersebut teridentifikasi positif terpapar Chikungunya. 

Pengambilan sampel dilakukan karena sudah ada 100 orang warga yang mengalami gejala penyakit ini seperti nyeri sendi dan otot, sakit kepala, lesu, ada muncul ruam-ruam merah di kulit, mual-mual dan muntah.

Dari pemantauan di lapangan tampak mesin fogging tengah dijalankan oleh petugas yang menghasilkan kabut insektisida yang dapat membunuh nyamuk dewasa.

 

Virus ditularkan kepada manusia melalui gigitan nyamuk yang terinfeksi.

Imam Achmad Sofwan, anggota Lembaga Masyarakat Kelurahan (LMK) turut hadir dalam pelaksanaan fogging ini berharap bahwa kegiatan ini dapat mengurangi risiko warganya terpapar. 

“Saya berharap bahwa keberadaan petugas fogging yang kami panggil menjadi salah satu cara efektif untuk mengurangi risiko penyebaran penyakit yang disebabkan oleh gigitan nyamuk, karena sudah banyak warga yang sakit dan berobat ke rumah sakit dengan gejala mirip Chikungunya,” ujar anggota LMK ini. 

Fogging menjadi semakin penting terutama ketika jumlah kasus demam berdarah dan Chikungunya meningkat. 

Nyamuk-nyamuk berkembang biak di tempat-tempat yang mengandung air bersih, seperti genangan air, bak mandi, dan wadah lainnya. Insektisida yang digunakan dalam fogging mampu mencapai area yang sulit dijangkau, dan mengurangi jumlah nyamuk dewasa yang dapat menularkan virus.

Selain Imam Achmad Sofwan dari Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK) Semper Barat tampak hadir Epriyadi dari Dewan Kota (Dekot). Perwakilan dari pemerintah turut menyaksikan Joce Silalahi selaku Sekretaris Kelurahan, Ciptahandi Hans Hamid Kasie Kesra dan dr Raden Ahmad Sigit Mustika Adi yang menjabat Kepala Puskesmas Kecamatan Cilincing. 

“Partisipasi Lembaga Musyawarah Kelurahan, Rt, Rw, Kelurahan dan Dinas Kesehatan memainkan peran yang sangat penting dalam menjaga kesehatan masyarakat sekitar. Tidak lupa atensi dari Walikota Jakarta Utara yang baru dilantik sangat diharapkan,” jelas Imam menyampaikan berita pelantikan Hendra Hidayat selaku Walikota Jakarta Utara yang baru dilantik pada hari yang sama dengan kegiatan fogging. 

Pelaksanaan fogging oleh petugas kesehatan akan gagal apabila tidak didukung oleh peran aktif masyarakat.

“Masyarakat diharapkan untuk menjaga kebersihan lingkungan dan menghindari adanya genangan air yang dapat menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk. Edukasi mengenai pentingnya pencegahan demam berdarah dan cara-cara yang dapat dilakukan juga perlu disebarluaskan,” pungkasnya.