foto ist
Metro Manila – Produk kosmetik Indonesia berhasil mencatat potensi transaksi sebesar Rp26,35 miliar pada partisipasi perdananya di pameran Cosmobeauté Philippines 2026.
Pameran kosmetik terbesar di Filipina tersebut berlangsung pada 17–19 Juni 2026 di World Trade Center (WTC) Pasay, Metro Manila, Filipina.
Atase Perdagangan (Atdag) RI Manila, Rahayu Ningsih, mengatakan, catatan potensi transaksi menandakan tingginya minat pasar Filipina terhadap produk kosmetik Indonesia.
“Keterlibatan pertama Indonesia pada pameran Cosmobeauté Philippines 2026 meraih catatan yang memuaskan. Potensi transaksi menandai tingginya minat pasar Filipina terhadap produk kosmetik Indonesia. Kami optimistis produk kosmetik Indonesia yang berkualitas dapat diterima dan mampu bersaing di pasar Filipina,” ujar Rahayu.
Cosmobeauté Philippines 2026 merupakan pameran kosmetik terbesar di Filipina. Diselenggarakan untuk kedua kalinya, tahun ini pameran tersebut diikuti lebih dari 250 peserta pameran dari 26 negara dan dihadiri lebih dari 8.000 pengunjung.
Indonesia hadir melalui Paviliun Indonesia di atas lahan seluas 36 m2. Ada delapan perusahaan yang ditampilkan, yakni PT Hasanayu Putri Jelita, PT Fabindo Sejahtera, PT INBI Nusantara, PT Victoria Care Indonesia Tbk, PT Akasha Wira International Tbk, PT Merpati Mahardika, PT Aroma Prima Livindo, dan PT AVO Innovation Technology.
Produk yang dipamerkan, diantaranya produk riasan, serum dan losion tubuh, perawatan rambut, perawatan bayi, parfum, dan minyak atsiri.
Kedelapan perusahaan tersebut telah mengikuti proses pendaftaran (open call) dan kurasi oleh Kantor Atdag RI Manila dengan Direktorat Ekspor Produk Manufaktur Kemendag pada Maret–April 2026.
