Kapal MV AS Carolina menjadi kapal pertama (maiden voyage) dari layanan South China Indonesia Service milik Gold Star Line yang sandar di IPC TPK (foto ist)
JAKARTA – IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) kembali memperkuat konektivitas logistik internasional melalui pelayanan perdana layanan South China Indonesia Service milik Gold Star Line di Terminal Operasi 3 Internasional, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta.
Kapal MV AS Carolina menjadi kapal pertama (maiden voyage) dari layanan tersebut yang sandar di IPC TPK pada Senin (8/6) pukul 21.30 WIB.

Seremoni penyambutan Kapal MV AS Carolina (foto ist)
Layanan ini menghubungkan sejumlah pelabuhan utama di Tiongkok Selatan, yakni Yantian, Xiamen, dan Nansha, dengan Jakarta dan Surabaya sebagai hub distribusi di Indonesia.
Plt. Direktur Komersial dan Pengembangan Bisnis IPC TPK, Yanuar Evyanto, mengatakan kehadiran layanan baru ini menjadi bagian dari penguatan jaringan logistik intra-Asia yang terus berkembang seiring meningkatnya aktivitas perdagangan kawasan.
“IPC TPK terus memastikan kesiapan infrastruktur, fasilitas terminal, serta keandalan layanan operasional guna menghadirkan pelayanan yang efisien, aman, dan tepat waktu bagi perusahaan pelayaran global maupun pengguna jasa,” ujarnya.
MV AS Carolina merupakan kapal petikemas berbendera Portugal dengan spesifikasi panjang kapal (Length Overall/LOA) 222 meter dan lebar kapal (Beam) 30 meter.
Dalam pelayanan perdananya di IPC TPK, kapal tersebut berhasil merampungkan kegiatan bongkar muat sebanyak 1.209 boxes.
Kehadiran South China Indonesia Service turut memperluas konektivitas langsung Indonesia dengan kawasan industri utama di Tiongkok Selatan yang selama ini menjadi salah satu pusat manufaktur global.
Layanan ini diharapkan dapat memberikan alternatif distribusi yang lebih kompetitif sekaligus mendukung kelancaran rantai pasok bagi pelaku usaha nasional.
Sebelumnya, IPC TPK juga telah melayani South China Java X-Press (SCJX) milik X-Press Feeders yang terhubung dengan kawasan Tiongkok Selatan.
