foto ist
JAKARTA – PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) berhasil menutup periode Angkutan Lebaran 2026 dengan kinerja positif.
Selama periode Angkutan Lebaran pada 6 Maret hingga 6 April 2026, PELNI melayani total 652.271 penumpang, melampaui proyeksi sebanyak 641.025 penumpang atau mencapai 102% dari target yang ditetapkan.
Jumlah tersebut terdiri dari 577.239 penumpang kapal penumpang dan 75.032 penumpang kapal perintis. PELNI mencatat puncak arus mudik kapal PELNI terjadi pada 18 Maret 2026 dengan realisasi 31.460 penumpang, sementara puncak arus balik terjadi pada 30 Maret 2026 dengan 28.296 penumpang.
Selain capaian jumlah penumpang, PELNI juga mencatat kinerja operasional yang optimal dengan On Time Performance (OTP) kapal mencapai 97% selama periode Angkutan Lebaran 2026.
Capaian ini menunjukkan komitmen perusahaan dalam menjaga ketepatan waktu keberangkatan dan kedatangan kapal, sehingga memberikan kepastian perjalanan bagi para penumpang.
Direktur Utama PELNI Tri Andayani atau akrab disapa Anda menyatakan bahwa keberhasilan Angkutan Lebaran tahun ini tidak lepas dari kerja keras seluruh tim dan dukungan masyarakat.
“Alhamdulillah, Angkutan Lebaran PELNI 2026 dapat berjalan lancar dan mencatatkan hasil yang melampaui target,” ujarnya, Jumat (10/4/2026).
“Puncak arus mudik dan balik juga berlangsung tertib, didukung oleh persiapan yang optimal, termasuk penyesuaian rute, peningkatan kapasitas, serta pemantauan ketat terhadap keselamatan dan kenyamanan penumpang,” pungkas Anda.
