foto KAI 

JAWA TENGAH – Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Bobby Rasyidin melakukan kunjungan kerja ke wilayah Daerah Operasi 4 Semarang (12/2) untuk meninjau kondisi jalur nonaktif relasi Kedungjati–Tanggung serta memastikan kesiapan operasional menjelang Angkutan Lebaran 2026.

Kunjungan ini merupakan bagian dari agenda strategis perusahaan dalam mendorong reaktivasi jalur yang memiliki nilai historis dan potensi ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Jalur Kedungjati–Tanggung merupakan bagian dari sejarah awal perkeretaapian Indonesia dan termasuk koridor tertua dalam pembangunan jaringan rel nasional.

Dalam peninjauan lapangan, Bobby bersama jajaran manajemen mengevaluasi kondisi stasiun, aset prasarana, serta kebutuhan teknis yang diperlukan untuk mendukung proses reaktivasi.

Evaluasi dilakukan secara menyeluruh, mencakup aspek keselamatan, kesiapan infrastruktur, dan potensi pengembangan kawasan berbasis ekonomi lokal serta pariwisata heritage.

Bobby menyampaikan bahwa reaktivasi jalur ini memiliki arti strategis dalam memperkuat konektivitas dan mendorong pertumbuhan wilayah.

“Reaktivasi jalur Kedungjati–Tanggung membuka akses ekonomi baru, memperluas mobilitas masyarakat, dan mendorong pengembangan kawasan yang memiliki potensi di sektor pertanian, kehutanan, serta pariwisata sejarah,” ujar Bobby.

Usai peninjauan lapangan, agenda dilanjutkan dengan rapat koordinasi bersama manajemen Daerah Operasi 4 Semarang untuk membahas kesiapan operasional, penguatan keselamatan perjalanan kereta api, serta langkah antisipasi menghadapi periode Angkutan Lebaran 2026. 

Pengawasan prasarana dan kesiapan sistem darurat menjadi fokus utama guna memastikan layanan yang aman dan andal.

“Keselamatan menjadi prioritas utama. Setiap pengembangan jalur harus disertai standar operasional yang ketat agar masyarakat memperoleh layanan transportasi yang aman, nyaman, dan berkelanjutan,” ujar Bobby.