Penyerahan penghargaan kategori Best Green Energy Consumption oleh Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo (kiri) kepada President Director PT Nike Indonesia, Joseph Warren (kanan). foto ist
JAKARTA – PT PLN (Persero) memberikan apresiasi kepada pelanggan sektor industri yang telah menunjukkan komitmen nyata dalam mendorong pertumbuhan ekonomi hijau dan berkelanjutan di Indonesia.
Dalam kegiatan Enterprise Customer Gathering 2025 bertema “Green Electricity for Sustainable Industry”, PLN memberikan penghargaan bagi perusahaan yang berdedikasi dalam empat kategori.
- Best Energy Consumption (PT Indocement Tunggal Prakarsa)
- Best Energy Growth (PT Krakatau Chandra Energi)
- Best Green Energy Consumption (PT Nike Indonesia)
- Green Energy As a Service Appreciation (H&M)
Seperti diketahui, sejak 2019, PLN menginisiasi pengembangan produk listrik hijau melalui kerja sama dengan Clean Energy Investment Accelerator (CEIA), sebuah inisiatif yang digagas oleh World Resources Institute (WRI) Indonesia.
Kolaborasi ini telah melahirkan dua produk listrik hijau, yaitu Renewable Energy Certificate (REC) yang telah dimanfaatkan oleh 7.354 pelanggan PLN dan Green Energy as A Service (GEAS), sebuah layanan baru yang menyediakan pasokan listrik hijau langsung dan berkelanjutan bagi industri.
Chief Investment Officer (CIO) Danantara, Pandu Patria Sjahrir, dalam sambutannya mengatakan bahwa Danantara hadir bukan sekadar sebagai entitas bisnis, melainkan sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Upaya tersebut tentunya membutuhkan dukungan para pelaku industri di Tanah Air.
”Danantara sebagai instrumen strategis dalam mewujudkan Asta Cita Presiden Prabowo, akan berfokus pada penguatan ketahanan nasional, percepatan hilirisasi, penciptaan lapangan kerja, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia,” ujarnya.
Menurutnya, PLN sebagai perpanjangan tangan dari Pemerintah memiliki peran sentral dalam mendorong capaian tersebut melalui suplai listrik yang andal, bersih, terjangkau, serta berkelanjutan.
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menyampaikan, pelanggan industri merupakan salah satu sektor yang mampu menjaga stabilitas dan pembangunan nasional. Ia menekankan bahwa kontribusi sektor industri sangat vital dalam menggerakkan roda perekonomian dan menciptakan lapangan kerja.
“Kami ingin menyampaikan apresiasi sebesar-besarnya. Bapak dan Ibu adalah patriot bangsa, pahlawan bagi kita semua. Karena dengan Bapak dan Ibu mengembangkan usaha, itu berarti menggerakkan sumber daya nasional dan membuka kesempatan kerja yang layak bagi rakyat Indonesia,” ujar Darmawan.
Sementara itu, Country Director World Resources Institute (WRI) Indonesia, Nirarta Samadhi menekankan bahwa green growth bukan hanya strategi pembangunan alternatif, melainkan paradigma utama yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia secara berkelanjutan.
“Green growth adalah jalur yang memungkinkan Indonesia mencapai pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi dan berkelanjutan. PLN memegang peran kunci dalam perjalanan ini, dan kolaborasi antara PLN dengan sektor swasta harus dilihat sebagai kemitraan strategis, bukan sekadar relasi konsumen–penyedia,” ujar Nirarta.
President Director PT Nike Indonesia, Joseph Warren mengatakan, sebagai salah satu pengguna listrik hijau PLN, pihaknya telah merasakan transformasi perseroan yang semakin andal.
Menurutnya, selama ini PLN terus memberikan pelayanan terbaik dan menjawab kebutuhan perusahaan, salah satunya melalui layanan Renewable Energy Certificate (REC) PLN yang telah digunakan PT Nike Indonesia sejak tahun 2021 guna memenuhi kebutuhan industri.
“Saya ucapkan (apresiasi) kepada PLN. REC merupakan terobosan tidak hanya bagi kami, dan pabrikan rekan kami, tapi juga bagi seluruh industri padat karya berorientasi ekspor. Saya rasa dalam hal pengembangan renewable energy, kami menunggu inovasi-inovasi selanjutnya dari PLN dan dengan dukungan Danantara untuk terus menghasilkan produk energi baru terbarukan yang tidak hanya accessable dan credible, tetapi juga affordable dan support untuk pabrik-pabrik padat karya,” ujar Joseph.
