Program Pikiran Terbaik Negeri 2025 kini resmi dibuka dan memanggil seluruh wirausaha sosial di Indonesia untuk mendaftarkan ide dan inisiatif terbaiknya melalui laman resmi Yayasan BUMN di www.yayasanbumn.org sebelum 30 Juni 2025. (foto ist)
JAKARTA – Yayasan BUMN juga secara resmi meluncurkan kembali Program Pikiran Terbaik Negeri (PTN) 2025, pada Selasa (3/6). Program ini bukan sekadar kompetisi hibah, melainkan bagian dari gerakan berkelanjutan untuk memperkuat ekosistem inovasi di Indonesia.
PTN hadir untuk menemukan, membina, dan memperkuat para impact makers, inovator sosial, komunitas, serta talenta muda dari berbagai penjuru negeri.
Program ini hadir dengan pendekatan yang lebih tajam dan terstruktur. Tahun ini, Yayasan BUMN membuka kesempatan seluas-luasnya bagi para inovator sosial di berbagai tahap perjalanan, mulai dari yang baru memiliki ide hingga inisiatif yang sudah berjalan.
Skema pendanaan dan pendampingan juga telah disempurnakan agar setiap peserta mendapatkan dukungan yang benar-benar relevan dengan kebutuhan dan potensi mereka.
“Kami ingin setiap peserta tidak hanya menerima dukungan finansial, tetapi juga pendampingan yang relevan, akses ke jejaring strategis, dan panggung untuk memperluas dampaknya,” ujar Syafuan, ketua Yayasan BUMN.
“Karena kami percaya, perubahan besar selalu dimulai dari satu langkah kecil, dari satu ide yang diyakini, kemudian diperjuangkan bersama,” imbuhnya.
Program Pikiran Terbaik Negeri 2025 kini resmi dibuka dan memanggil seluruh wirausaha sosial di Indonesia untuk mendaftarkan ide dan inisiatif terbaiknya.
Inilah saatnya gagasan yang selama ini tumbuh di tengah masyarakat mendapat ruang untuk berkembang dan memberi dampak lebih luas.
“Mari bergerak bersama. Wujudkan dampak. Saatnya ide terbaik negeri ini bersuara, demi Membangun Jiwa, Raga, dan Alam untuk Indonesia,” jelas Syafuan.
Daftarkan inovasi sosial untuk perubahan nyata melalui laman resmi Yayasan BUMN di www.yayasanbumn.org dan menjadi bagian dari gerakan perubahan ini sebelum 30 Juni 2025.
