Unity Sports Center dan Tenis Akademi Hadir di Semarang diresmikan Walikota Semarang Agustina Wilujeng dan Wawakot Iswar Aminuddin, Komisaris PT Tiara Bukit Kencana Irwan Hidayat bersama istri Sinta Hidayat, pemilik Unity: Johan Hidayat dan Sigit Hartoyo. Turut hadir David Hidayat dan Andy F Noya (foto ist)

 

SEMARANG – Tenis lapangan kini bukan hanya menjadi kebutuhan atlet. Akan tetapi telah menjadi kebutuhan masyarakat luas, bahkan saat ini menjadi lifestyle para rural urban.

Terlebih jika fasilitas pendukungnya lengkap, aksesibilitas mudah, dan nyaman untuk dikunjungi serta dijadikan rujukan sebagai pusat olahraga lengkap, maka dijamin sport center ini tak akan sepi pengunjung. Bahkan menjadi magnet para olahragawan sejati. 

Melihat demand besar masyarakat Kota Semarang ini maka menjadi keputusan tepat pengusaha sukses Irwan Hidayat, bersama adiknya Johan Hidayat dan iparnya Sigit Hartoyo yang tak lain adalah suami Sandra Hidayat membangun pusat olahraga terlengkap dan termodern yang dinamai Unity Sport Center di Jalan Sisingamangaraja, Candisari, Semarang, pada April lalu. 

Peresmian Unity Sport Center dihadiri langsung Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti didampingi Wakil Wali Kota Semarang Iswar Aminuddin, Komisaris PT Tiara Bukit Kencana Irwan Hidayat bersama istri Sinta Hidayat, serta para pemilik Unity, Johan Hidayat dan Sigit Hartoyo.

Irwan Hidayat mengatakan Unity Sport Center sebagai pusat kebugaran seluas 2,2 hektar ini bukan hanya menghadirkan fasilitas olahraga berkelas. Akan tetapi juga lahir sebagai rumah bagi Unity Academy, yakni akademi tenis yang didirikan dengan visi besar bertekad mencetak petenis-petenis unggul asal Indonesia.

“Saya berharap kehadiran Unity Sport Center ini bisa memberikan warna dan menggairahkan dunia olahraga, terutama tenis. Pada momen ini, kami juga membangun akademi tenis namanya Unity,” ujarnya.

Sebagai penggemar tenis selama lebih dari 50 tahun, Irwan punya mimpi besar lewat akademi ini.

“Saya ini main tenis sudah sejak lama, dari umur 26 tahun. Dan menurut pengamatan saya, semua pemain tenis bisa jadi juara itu ya karena dirinya sendiri. Maka seorang pelatih yang pernah jadi juara itu sejatinya prestasi juaranya bukan cuma untuk dia saja. Tapi dia bisa memotivasi muridnya untuk kelak bisa jadi juara,” jelas Irwan yang juga memiliki dua lapangan tenis untuk private keluarga dan koleganya di kediamannya Jakarta.  

Irwan menyebutkan tidak hanya mempersiapkan fasilitas berstandar tinggi, Unity Sports Center juga menggandeng pelatih-pelatih lokal Indonesia.

“Suatu hari mudah-mudahan cita-cita kami tercapai yaitu nanti ada juara tenis yang dilatih sama orang Indonesia. Menurut saya pelatih Indonesia itu bagus-bagus, tidak kalah coach asing. Yang penting itu mereka selalu memotivasi anak didiknya untuk mempersembahkan prestasi terbaik untuk bangsanya dengan menjadi juara dunia,” jelas Bos Sido Muncul ini. 

Unity Sports Center ini juga dilengkapi lapangan olahraga raket lainnya yakni padel, badminton, kolam renang dengan kapasitas 1.200 orang bisa menampung pengunjung dan tamu, serta club house, area retail, hingga resto tematik.

“Dilengkapi dengan resto konsep China Town dan Kota Lama Semarang, freshmart, playground, salon, parkir yang luas, dan desain arsitektur yang artistik, Unity Sports Center dijamin makes you happy,” ujarnya.

Irwan berharap dengan semangat membangun prestasi dan ekosistem, Unity Sport Center nantinya tidak hanya bicara tentang olahraga saja. Akan tetapi mampu menciptakan peluang, dari lapangan tenis hingga peluang ekonomi yang mendorong kemajuan Semarang sebagai kota sejahtera dan makmur.

 

“Kalau bicara tenis itu, yang pertama bagaimana yang memainkan terus sehat. Yang kedua menjadi juara. Ketiga bisa menjadi modal sosial di lapangan pekerjaan, kemudian bisa menumbuhkan persahabatan. Dan bisa menjadi mata pencaharian untuk masa depan,” jelas Irwan.

Sementara itu, Wali Kota Agustina Wilujeng menyatakan kehadiran Unity Sports Center menjadi angin segar bagi ekosistem olahraga dan ekonomi Kota Semarang.

“Yang jelas dengan kehadiran Unity Sports Center ini turut memperkaya jumlah fasilitas olahraga yang ada di Kota Semarang. Dan yang unik di sini adalah ada Tenis Akademi yang akan mendidik dan menerima murid untuk bisa bermain tenis, untuk belajar menjadi petenis berprestasi bahkan sebuah keniscayaan bisa menjadi juara dunia,” ujar Agustina. 

Mantan Ketua Komisi X DPR RI ini juga menegaskan pentingnya akademi ini sebagai pemicu munculnya atlet-atlet lokal bertaraf nasional maupun internasional.

“Masa sih di Kota Semarang tidak bisa menelurkan atlet nasional atau internasional yang akan memberi nama harum bagi Kota Semarang dan bagi Indonesia suatu waktu,” ucap Alumni Undip ini. 

Wali Kota Agustina bahkan memimpikan dah menginginkan Unity akan menjadi magnet event besar yang berbasis di Kota Semarang. Tidak melulu di Jakarta saja.

Srikandi Banteng ini berharapi, Unity Sports Center bisa mengundang salah satu petenis dunia dan ekspedisi bersama siswa tenis akademi di sana.