foto ist
Jakarta Film Week 2024 resmi dibuka tadi malam dengan meriah di CGV Grand Indonesia, Jakarta. Festival yang telah memasuki tahun keempat ini semakin menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ekosistem perfilman Indonesia dan membawa karya-karya anak bangsa ke panggung internasional.
Komitmen Disparekraf dan Kemendikbudristek dalam Mendukung Industri Film Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) DKI Jakarta terus mendukung terselenggaranya Jakarta Film Week untuk mendorong pertumbuhan industri film nasional.
Festival ini juga memperkuat ekosistem perfilman dan membantu film Indonesia mendapatkan apresiasi yang lebih luas di panggung global.
Nuzul Kristanto, Ketua Tim Kerja Apresiasi dan Literasi Perfilman Direktorat Perfilman, Musik, dan Media (PMM) Kemendikbudristek, mengungkapkan
dukungan penuh pemerintah terhadap festival ini.
“Industri film adalah pilar utama ekonomi kreatif Indonesia. Melalui festival ini, kita bisa membawa film Indonesia untuk terus berkembang dan dikenal secara internasional, sekaligus menciptakan kolaborasi global yang bermanfaat bagi sineas lokal,” ujarnya.
Film Pembuka: Sampai Jumpa, Selamat Tinggal (Goodbye, Farewell)
Pembukaan malam ini dimeriahkan dengan pemutaran perdana film Sampai Jumpa, Selamat Tinggal (Goodbye, Farewell), produksi kolaborasi antara Adhya Pictures dan Relate Films.
Film yang disutradarai oleh Adriyanto Dewo ini mengisahkan tentang perjalanan emosional antara kehilangan, harapan, dan cinta dalam sebuah cerita yang menggugah hati.
Adriyanto Dewo menyatakan, Goodbye, Farewell adalah karya yang sangat personal bagi dirinya. Dan ia bangga menjadi bagian dari pembukaan Jakarta Film Week tahun ini.
“Saya berharap film ini bisa menggema di hati penonton, sejalan dengan tema Resonance yang diusung oleh Jakarta Film Week,” ujarnya.
Festival Guest: Kehadiran Para Ambassador dari 2021-2024
Pembukaan malam ini turut dihadiri oleh para Festival Ambassador dari edisi-edisi sebelumnya. Termasuk, Shenina Cinnamon (2021), Jourdy Pranata (2022), Lutesha (2023), dan Kristo Immanuel yang menjadi Festival Ambassador tahun ini.
Kristo menyampaikan kebanggaannya atas kesempatan tersebut. Ia sangat terhormat bisa menjadi bagian dari Jakarta Film Week 2024. Festival ini bukan sekadar ajang untuk menonton film, tapi juga ruang untuk diskusi, berbagi inspirasi, dan membawa sinema Indonesia ke kancah internasional.
“Selain itu, saya berharap festival film tidak hanya dinikmati oleh para pelaku film saja, tapi juga untuk semua lini yang tertarik oleh perfilman,” ujarnya.
Kolaborasi yang Semakin Kuat dari Tahun ke Tahun
Sejak penyelenggaraan pertama pada tahun 2021, Jakarta Film Week telah menjalin banyak kolaborasi dengan mitra nasional maupun internasional.
Tahun ini, festival didukung oleh Dirjen Perfilman, Musik, dan Media Kemendikbud Ristek, Manajemen Talenta Nasional (MTN) Bidang Seni Budaya, Asosiasi Film Editor Indonesia (INAFEd), Asian Film Awards Academy, Platform Busan, dan sejumlah kolaborator lainnya yang memperkaya perhelatan ini.

Jakarta Film Week 2024 akan berlangsung hingga 27 Oktober 2024, menghadirkan film-film berkualitas dari seluruh dunia, serta serangkaian program industri yang dirancang untuk memperkuat posisi Indonesia di peta perfilman global. (rls/arf)
