foto ist 

 

SURABAYA  – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) bersama Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) memperkuat komitmen dalam memastikan distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi untuk sektor transportasi berjalan sesuai dengan alokasi yang tepat. 

Upaya ini diwujudkan melalui kunjungan kerja dan verifikasi lapangan yang dilakukan BPH Migas ke wilayah operasional ASDP di Surabaya, Jawa Timur, pada akhir pekan lalu.

Direktur Teknik dan Fasilitas ASDP Kusnadi C. Wijaya menyatakan bahwa kunjungan tersebut merupakan langkah penting dalam monitoring penggunaan BBM subsidi di sektor transportasi laut. 

“Kami sangat mengapresiasi kunjungan dari BPH Migas yang menjadi bagian dari pengawasan atas realisasi penggunaan BBM subsidi di ASDP. Kunjungan ini memberi kami banyak masukan berharga untuk terus memperbaiki sistem distribusi BBM ke depan,” ujar Kusnadi.

Kunjungan ini juga merupakan bagian dari tugas BPH Migas dalam mengawasi distribusi BBM subsidi secara nasional. Terutama untuk memastikan kuota BBM yang dialokasikan bagi transportasi laut, seperti kapal-kapal ASDP, digunakan secara tepat sasaran.

Kepala BPH Migas, Erika Retnowati, menegaskan bahwa pengawasan ini dilakukan untuk meningkatkan akurasi dalam distribusi BBM subsidi dan memastikan pemanfaatannya berjalan sesuai aturan. 

“Kami melakukan verifikasi terkait seluruh proses, mulai dari pemesanan BBM subsidi hingga distribusinya ke kapal-kapal ASDP. Hasil verifikasi ini akan menjadi dasar dalam penyusunan kuota BBM subsidi tahun 2025, sekaligus untuk memperbaiki kinerja distribusi BBM di tahun 2024,” tegasnya.