Hingga H-5, trafik pemudik yang menyeberang dari Bali ke Jawa sebanyak 124.047 orang dan 38.621 unit kendaraan (foto ASDP)

 

indopostrust.id –  Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy meninjau kesiapan Pelabuhan Jangkar dalam menghadapi arus mudik Idul Fitri 2024 pada Sabtu (6/4/2024). 

Dalam kunjungannya, Menko PMK menyampaikan tinjauan pelaksanaan Operasi Posko Angkutan Lebaran di Banyuwangi dan Situbondo. 

“Hari ini kami memastikan layanan operasional angkutan lebaran di Pelabuhan Ketapang dan Pelabuhan Jangkar berjalan optimal, termasuk rencana rekayasa lalu lintas selama puncak arus mudik dan arus balik di Situbondo dan Banyuwangi, sehingga memberikan kenyamanan bagi pemudik,” ujar Muhadjir.

Turut hadir Pj. Gubernur Jawa Timur, Wabup Situbondo, Wakil Ketua DPRD Situbondo, Sestama BNPB, Direktur ASDP, Kapolres, dan Dandim Situbondo dalam pembahasan pelaksanaan Operasi Posko Angkutan Lebaran Idul Fitri 1445 H/ 2024 di Pelabuhan Jangkar.

Dengan luas Pelabuhan Jangkar yang mencapai 67.000 m², ASDP memastikan kenyamanan dan keamanan bagi penumpang serta kelancaran operasional kapal.

Direktur SDM dan Layanan Korporasi ASDP Wahyu Wibowo menekankan komitmen ASDP dalam memberikan pelayanan prima bagi masyarakat Situbondo dan sekitarnya yang menggunakan rute Jangkar-Lembar dengan mengoperasikan KMP Munggiyango Hulalo dan KMP Jatra II milik ASDP.

“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan bagi seluruh pelanggan kami. Kehadiran KMP Munggiyango Hulalo mampu menampung hingga 450 penumpang dan 21 unit kendaraan campuran serta KMP Jatra II dengan muatan kapasitas mencapai 818 penumpang dan 100 unit kendaraan campuran,” tutur Wahyu.

Sementara itu, berdasarkan data Posko Ketapang selama 24 jam (periode 05 April 2024 hingga pukul 23.59 WIB) atau H-5, tercatat jumlah kapal yang beroperasi sebanyak 33 unit kapal.

Sedangkan total penumpang yang menyeberang dari Bali ke Jawa mulai dari H-7 hingga H-5 tercatat 124.047 orang atau turun 4% dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 129.401 orang. 

Dan untuk total kendaraan yang telah menyeberang tercatat 38.621 unit atau turun 1% dibandingkan realisasi periode sama tahun lalu sebanyak 39.087 unit. (rls)