Muhammad Uswanas Ketua Dewan Penasihat, Olsu Babay Didaulat Ketua Umum. (foto ist)

 

JAKARTA Forum bernama BaLa Nusa, singkatan dari Bahlil Lahadalia untuk Nusantara, resmi terbentuk pada rapat yang digelar di Restoran Riolo, Jakarta Pusat, Kamis (15/08/2024)).

Forum ini dibentuk oleh sejumlah keluarga dekat Bahlil, dengan maksud untuk mengawal dan menyukseskan pencalonan Menteri Investasi RI ini sebagai Ketua Umum DPP Partai Golkar.

Dr Muhhammad Uswanus menempati posisi sebagai Ketua Dewan Penasihat BaLa Nusa. 

Yang menarik, karena forum ini juga menjadi wadah silaturahmi para ketua DPD 1 dan DPD 2 Partai Golkar seluruh Indonesia, sehingga Uswanus mendaulat Olsu Babay sebagai Ketua Umum. 

Olsu Babay sendiri dikenal sebagai Ketua DPD Partai Golkar Jakarta Utara.

Sedangkan Sekretaris Jenderal (Sekjen) dipercayakan kepada orang dekatnya Bahlil Lahadia, Rudi Rahman.

Sedangkan untuk posisi wakil ketua, ditempati masing-masing oleh Gus Arief, Masrul dan Mamduhi.

“Alhamdulillah, sesuai amanah dari Ketua Dewan Pembina, hari ini Forum Silaturahmi Keluarga yang kami beri nama BaLa Nusa resmi terbentuk. Insya Allah, niat baik kami untuk mengawal dan menyukseskan Bapak Bahlil Lahadalia menjadi ketua DPP Partai Golkar, dimudahkan dan dilancarkan,” kata Olsu Babay dan Rudi Rachman, kepada wartawan di Restoran Riolo, Jakarta Pusat.

Olsu Babay pun mengajak kepada seluruh ketua dan sekretaris DPD 1 dan DPD 2 Partai Golkar se-Indonesia agar bisa bergabung pada forum silaturahmi ini.

“Mari kita bersama-sama menyukseskan Munas ke-11 Partai Golkar, dan mengawal kemenangan Bahlil Lahadalia,” ajak dia.

“Kami juga mengucapkan selamat kepada Agus Gumiwang Kartasasmita yang telah ditetapkan sebagai Plt Ketum Partai Golkar. Semoga agenda Munas ke-11 akan berjalan lancar sesuai harapan kita semua,” kata Olsu dan Rudi lagi.

Rudi Rachman menambahkan, saat ini semakin kuat dukungan kepada Bahlil Lahadalia untuk mencalonkan diri sebagai Ketua DPP Partai Golkar, baik dari DPD maupun di tingkat DPP.

“Untuk itu, perjalanan ini harus dikawal sehingag semua berjalan sesuai harapan,” tegasnya.

Sebelumnya, Olsu Babay sempat mendeklarasikan untuk maju sebgaai calon Ketua DPP Partai Golkar di Munas yang akan digelar Selasa pekan depan, 20 Agustus 2024.

Syaratnya, jika dan hanya jika, calon yang dia usulkan tidak jadi maju. “Tapi ternyata Bung Bahlil Lahadalia maju dan bahkan mendapat dukungan begitu kuat, sehingga saya memutuskan untuk mendukung beliau,” kata Olsu Babay.

Diketahui, menguatnya nama Bahlil Lahadalia dibuktikan oleh pernyataan sejumlah petinggi DPP Partai Golkar. 

Sebut saja, Ketua Dewan Pembina Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPP Partai Golkar Idrus Marham, mengungkap sudah lebih dari 30 DPD 1 yang mendukung Bahlil Lahadalia.

“Itu sudah lebih dari 30 DPD 1 yang menyampaikan dukungan kepada Bahlil Lahadalia sebagai Ketua Umum. Dan saya punya keyakinan, lengkap menjadi 38 (DPD 1),” tegasnya lagi.

Sedangkan, Wakil Ketua Umum (Waketum) DPP Partai Golkar Dito Ariotedjo mengakui ada aspirasi di internal partai yang menginginkan Bahlil Lahadalia menjadi Ketua Umum Golkar.

“Ya memang kita sudah mendengar aspirasi ini mengerucut ke namanya Bang Bahlil,” kata Dito saat ditemui di kantor DPP Partai Golkar, seperti dilansir dari AntaraNews.

Dito pun menekankan, peluang Bahlil Lahadalia terpilih menjadi ketua umum DPP Partai Golkar cukup besar lantaran sedari awal Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) memiliki kedekatan dengan Airlangga Hartarto.

Kedekatan tersebut dinilai Dito dapat memudahkan Bahlil jika nantinya terpilih menjadi Ketua Umum Golkar.