Bertempat di Ruang Auditorium Sekolah Pascasarjana diselenggarakan pelantikan kepengurusan Keluarga Alumni Program Studi Magister dan Doktor Kepemimpinan & Inovasi Kebijakan Sekolah Pascasarjana UGM (KAPIMGAMA) masa bakti 2024-2029, Jumat (28/6). foto KAPIMGAMA 

 

YOGYAKARTA – Pengurus Keluarga Alumni Magister dan Doktor Kepemimpinan dan Inovasi Kebijakan (“KAPIMGAMA”), Sekolah Pascasarjana (SPS), Universitas Gadjah Mada, dilantik oleh Pengurus Pusat KAGAMA, pada Jumat (28/6/2024).

Pelantikan pengurus KAPIMGAMA masa bakti 2024-2029 ini menjadi momen bersejarah bagi Universitas Gadjah Mada dengan lahirnya satu lagi keluarga alumni baru dibawah naungan Keluarga Besar Alumni Universitas Gadjah Mada (KAGAMA). 

Acara yang diadakan di Gedung Sekolah Pascasarjana UGM dan dihadiri oleh berbagai tokoh penting baik dari pihak Rektorat Universitas Gadjah Mada, Dekan dan Wakil Dekan Sekolah Pascasarjana, para dosen, peneliti, alumni, serta mahasiswa.

 

“Kami berharap, KAPIMGAMA dapat berkontribusi dalam menghasilkan berbagai kebijakan bagi pembangunan bangsa dan negara,” kata Dekan Sekolah Pascasarjana UGM, Prof. Ir. Siti Malkhamah, M.Sc., Ph.D saat memberikan pengarahan pada pelantikan pengurus KAPIMGAMA, Jumat (28/06/2024).

Prof. Siti Malkhamah juga mengakui bahwa KAPIMGAMA memiliki kekuatan melalui beragam profesi pengurusnya. Mulai dari politisi, akademisi, profesional, hingga pejabat negara. 

“Perbedaan ini sangat dibutuhkan untuk menghasilkan kebijakan-kebijakan terbaik bagi Indonesia,” terang Prof Siti Malkhamah.

Sementara itu, Ketua Umum KAPIMGAMA, Mayjen TNI (Purn.) Dr. Hassanudin, S.IP., M.M., menyampaikan rasa syukurnya atas terselenggaranya pelantikan ini. 

“KAPIMGAMA merupakan organisasi alumni yang akan menjadi wadah silaturahmi dan interaksi antara alumni dan mahasiswa Program Studi Magister dan Doktor Kepemimpinan dan Inovasi Kebijakan, Sekolah Pascasarjana UGM. baik dalam bidang akademik maupun non-akademik,” ujar Dr. Hassanudin. 

Think Tank Kepemimpinan Nasional

Ia mengharapkan, KAPIMGAMA menjadi forum “think-tank” yang akan berkontribusi dalam pemikiran strategis terkait kepemimpinan dan inovasi kebijakan. Termasuk kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat dalam rangka menyongsong visi besar NKRI menyongsong 100 tahun kemerdekaan Indonesia pada tahun 2045.

Menghadapi tantangan bangsa dan negara yang semakin komplek ke depan, sehubungan dengan pesatnya perkembangan teknologi digital dan dinamika global regional maupun nasional, Dr. Hassanudin menekankan pentingnya kontribusi alumni dalam membangun kebijakan inovatif untuk mensejahterakan rakyat. 

“Peran alumni sangat strategis, baik di tingkat pusat maupun daerah, khususnya untuk menciptakan pemimpin-pemimpin inovatif yang mampu memberikan solusi terhadap tantangan bangsa yang dirasakan semakin kompleks saat ini,” tegasnya. 

Untuk itu, dengan komitmen dan tekad yang kuat, sesuai visi dan misi besarnya, KAPIMGAMA akan membangun ekosistem yang mampu mencetak kepemimpinan yang etis, bertanggung jawab, dan berintegritas. 

Dengan latar belakang yang beragam dari berbagai sektor dan melalui sinergitas dengan berbagai elemen dan berbagai institusi lainnya, KAPIMGAMA yakin dapat mendorong terciptanya kepemimpinan dan kebijakan inovatif yang berlandaskan pada prinsip kebenaran dan keadilan.

Dalam sambutannya, Dr. Hassanudin juga mengumumkan beberapa program-program strategis KAPIMGAMA, di antaranya: 

Bidang Komunikasi, Organisasi, dan Keanggotaan: Membangun dan memperkuat jaringan komunikasi antar anggota serta menyusun database alumni yang komprehensif.

Bidang Fasilitasi Pengembangan Alumni dan Mahasiswa: Mengadakan pelatihan, workshop, dan program mentoring, serta menyediakan akses informasi tentang peluang beasiswa, magang, dan karir.

Bidang Kajian Kebijakan Strategis dan Hubungan Almamater: Melakukan penelitian dan kajian strategis serta membangun hubungan erat dengan universitas dan program studi.

Bidang Hubungan Kerjasama, Pendanaan, dan Kemitraan Usaha: Mencari dan membentuk kerjasama dengan berbagai instansi, menggalang dana, serta membangun kemitraan usaha.

Bidang Pengabdian Masyarakat: Membentuk klinik kebijakan publik dan mendorong partisipasi alumni dan mahasiswa dalam program pengabdian masyarakat.

Dr. Hassanudin menutup sambutannya dengan optimisme dan ajakan untuk bekerja bersama mewujudkan visi dan misi KAPIMGAMA demi kemajuan Indonesia. 

“Dengan sinergi dan kolaborasi yang kuat, KAPIMGAMA berkomitmen untuk menjadi agen perubahan yang membawa manfaat besar bagi seluruh anggota dan masyarakat luas,” pungkasnya. (rls)